KARAKTER MORFOLOGI TIGA KLON UBI JALAR DI MALUKU

Morphological Characteristics of Three Sweet Potato Clones in Mollucas

  • Anna Y Wattimena Prodi Agroteknologi, Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura, Ambon
  • Reny Tomasoa Prodi Agroteknologi, Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura, Ambon
  • Marlita H Makaruku Prodi Agroteknologi, Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura, Ambon
  • Vilma L Tanasale Prodi Agroteknologi, Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura, Ambon
  • Martha Amba Prodi Agroteknologi, Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura, Ambon
Keywords: character, morphology, sweet potato

Abstract

Sweet potato (Ipomoea batatas (L.) Lam.) is one of the main carbohydrate sources in Mollucas and is a carbohydrate source food crop after rice, corn and cassava in Indonesia. In order to be able to identify the various characteristics of sweet potato clone collected, it is necessary to determine the morphological character of the genetic resource diversity characteristics that are most influential on sweet potato diversity. The aim of the study was to characterize the morphology of some sweet potatoes as potential yields in Mollucas. The results of the study were that the morphological characteristics of the three sweet potato clones in Mollucas had different colors, shapes on the leaves, stems, flowers, seeds and tubers

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asmarantaka, R. W. (2017). Efisiensi dan prospektif usaha tani ubi jalar (studi kasus Desa Petir, Dramaga-Jawa Barat, Indonesia). Jurnal Pangan, 26(1), 29-36.
CIP, AVRDC, IBPGR (1991). Descriptors for sweet potato. Rome (Italy), International Board for Plant Genetic Resources.
Damayanti, F. (2009). Karakterisasi morfologi dan analisis jumlah kromosom beberapa plasma nutfah talas asal kabupaten Kutai Barat Kalimantan Timur. Majalah Ilmiah Faktor, Juli-Agustus, 11-19.
Damayanti, F., & Roostika, I. (2010). Koleksi plasma nutfah pisang secara ex-vitro dan in vitro serta kajian sitologi dan analisa keragaman antar karakter berdasarkan penanda fenotipe. Faktor Exacta, 3(2), 145-157.
Damayanti, F., A’ini, Z. F., & Marhento, G. (2021). Data Keragaman Genetik Berdasarkan Karakter Morfologi pada Beberapa Aksesi Plasma Nutfah Ubi Jalar. EduBiologia: Biological Science and Education Journal, 1(1), 7-14.
Fatimah, S. (2013). Analisis morfologi dan hubungan kekerabatan sebelas jenis tanaman salak (Salacca zalacca (gertner) voss Bangkalan. Agrovigor, 6(1), 1–15.
Fitmawati, Swita, A., Sofyanti, N., & Herman. (2013). Analisis kekerabatan morfologi. Floribunda, 4(7), 169–174.
Hetharie, H., Raharjo, S. H. T., Augustyn, G. H., & Pesireron, M. (2017). Akurasi karakterisasi tingkat in situ tanaman ubi jalar pada dua kecamatan di Kabupaten Seram bagian barat. Jurnal Budidaya Pertanian, 13(2), 103-110.
Hetharie, H., Raharjo, S. H. T., & Jambormias, E. (2018). Pengelompokan klon-klon ubi jalar berdasarkan analisis gerombol, komponen utama dan biplot dari karakter morfologi. Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy), 46(3), 276-282.
Ishaq, I., Atin, Y., & Hendi, S. (2019). Karakter penciri keragaman sumber daya genetik ubi jalar Jawa Barat. Buletin Plasma Nutfah, 25(2), 107-112.
Laurie, S. M., Faber, M., Calitz, F. J., Moelich, E. I., Muller, N., & Labuschagne, M. T. (2013). The use of sensory attributes, sugar content, instrumental data and consumer acceptability in selection of sweet potato varieties. Journal of the Science of Food and Agriculture, 93(7), 1610-1619.
Minantyorini, & Andarini, Y. N. (2016). Keterkaitan karakteristik morfologi tanaman ubi jalar dengan kadar gula dan kadar bahan kering umbi. Prosiding Seminar Hasil Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi: 588-596.
Mukminah, F. (2003). Evaluasi beberapa ubi jalar (Ipomoea batatas L.) yang tahan kering dari berbagai daerah di sumsel. Fakultas Pertanian Universitas Tridinanti. Palembang.
Musyarifah, M., Rosmayati, & Damanik, R. I. M. (2018). Identifikasi karakter morfologis dan hubungan kekerabatan tanaman ubi jalar (Ipomoea batatas L.) di Kabupaten Simalungun dan Kabupaten Dairi. Agroekoteknologi, 6(4), 826- 835.
Purbasari, K., & Sumadji, A. R. (2018). Studi variasi ubi jalar (Ipomoea batatas L.) berdasarkan karakter morfologi di Kabupaten Ngawi. Florea: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya, 5(2), 78-84.
Utari, D. S., Kardhinata, E. H., & Damanik, R. I. (2017). Analisis karakter morfologis dan hubungan kekerabatan tanaman ubi jalar (Ipomoea batatas L.) di dataran tinggi dan dataran rendah Sumatera Utara. Jurnal Online Agroekoteknologi, 5(4), 870-881.
Wahyuni, S., & Wargiono, J. (2012). Inovasi teknologi dan prospek pengembangan ubi jalar. Outlook Pusat penelitian dan pengembangan tanaman pangan.
Waluyo, B., Rahmannisa, S. L., & Karuniawan, A. (2011). Diversitas morfologi dan fenologi serta ancaman kepunahan terhadap varietas lokal ubi jalar asal cilembu. In Disampaikan pada Seminar Nasional Keanekaan Hayati dan Layanan Ekosistem, Bandung.
Warhamni, W., Boer, D., & Muzuni, M. (2013). Keragaman Morfologi Ubi Jalar (Ipomoea batatas (L.) Lam.) Asal Kabupaten Muna. Jurnal Agroteksos, 3(2), 121-126.
Published
2022-11-04
How to Cite
Wattimena, A., Tomasoa, R., Makaruku, M., Tanasale, V., & Amba, M. (2022). KARAKTER MORFOLOGI TIGA KLON UBI JALAR DI MALUKU. Pattimura Proceeding: Conference of Science and Technology, 2(2), 36-40. https://doi.org/10.30598/PattimuraSci.2022.HAIPBMAL.36-40