KAPASITAS ASIMILASI DI PERAIRAN TELUK WEDA KABUPATEN HALMAHERA TENGAH

  • Martini Djamhur Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Khairun
  • Mennofatria Boer Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB Universitas
  • Dietriech G Bengen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB Universitas
  • Achmad Fahrudin Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB Universitas
Keywords: Teluk Weda, Kapasitas Asimilasi, Nitrit, Nitrat, Fosfat

Abstract

Teluk Weda merupakan Teluk yang luas di Kabupaten Halmahera Tengah dengan kondisi sumberdaya alam yang melimpah sehingga diperlukan penelitian untuk mengetahui daya dukung lingkungan guna menjaga kelestarian sumberdaya alam tersebut. Adapun daya dukung didefinisikan sebagai intensitas penggunaan maksimum terhadap sumberdaya alam yang berlangsung secara terus menerus tanpa merusak alam. Daya dukung lingkungan (kapasitas asimilasi) adalah satu hak milik dari lingkungan dan kemampuan untuk mengakomodasi satu aktivitas tertentu tanpa mengakibatkan dampak yang tidak dapat diterima. Kapasitas asimilasi nitrit di Teluk Weda menghasilkan nilai kapasitas asimilasi sebesar 1,66 ton/tahun, sementara beban nitrit yang masuk ke perairan rata-rata sebesar 152,49 ton/tahun. Selanjutnya kapasitas asimilasi nitrat di Teluk Weda menghasilkan nilai kapasitas asimilasi sebesar 48,79 ton/tahun, sementara beban nitrat yang masuk ke perairan rata-rata sebesar 44.357,84 ton/tahun. Kemudian kapasitas asimilasi fosfat di Teluk Weda menghasilkan nilai kapasitas asimilasi sebear 5,53 ton/tahun, sementara beban fosfat yang masuk ke perairan rata-rata sebesar 493,72 ton/tahun. Dengan demikian hasil analisis kapasitas asimilasi menunjukkan bahwa kontrasi nitrit, nitrat dan fosfat (mg/liter) dengan beban pencemaran nitrit, nitrat dan fosfat (ton/tahun) masih berada di bawah baku mutu biota laut

Downloads

Download data is not yet available.

References

Chapra, S.C., Reckhow, K.H., 1983. Engineering Approaches for Lake Management. Vol 2: Mechanistic Modeling. Butterworth Publishers, Boston (US): pp. 492. Davis, M.L., and D.A. Cornwell. 1991. Introduction To Environtmental Enginering. Second Edition. Mc-Graw-Hill. Inc. NewYork. Doa, H.H., Ali, A.Y., Samad S., Ahmad, S.H., Mustari, W., Bengen, D.G., Raharjo, A., Wantasen, A., Djamhur, M. 2007. Meretas Potensi Dan Pemanfaatan Pulau-Pulau Kecil Kabupaten Halmahera Tengah Sebagai Dasar Pijak Pembangunan Berkelanjutan Kabupaten Kepulauan. Bogor (ID): Penerbit Pusat Pembelajaran dan Pengembangan Pesisir dan Laut (P4L). Dugan, P.R. 1972. Biochemical Ecology og Water Pollution. New York (US): Plenum Press. Effendi, H. 2003. Telaah Kualitas Air Bagi Pengelolaan Sumbar Daya dan Lingkungan Perairan. Yogyakarta (ID): Kanisius. [KLH] Kementerian Lingkungan Hidup. 2004. Kepmenneg LH Nomor 51 Tahun 2004, Tentang Baku Mutu Air Laut. Jakarta (ID): Kementerian Lingkungan Hidup. [KLH] Kementerian Lingkungan Hidup. 2006. Permen LH Nomor 9 Tahun 2006, Tentang Baku Mutu Air Limbah Bagi Usaha Dan/Atau Kegiatan Pertambangan Bijih Nikel. Jakarta (ID): Kementerian Lingkungan Hidup. Paytan A and K McLaughlin,. 2007. The Oceanic Phosphorus Cycle. Chem. Rev. 2007, 107, 563−576 Quano. 1993. Training Manual on Assesment of the Quantity and Type of Land Based Pollutant Discharge into the Marine and Coastal Environment. Bangkok (TH): (UNEP) United Nation Environmental Program. Salmin. 2000. Kadar Oksigen Terlarut di Perairan Sungai Dadap, Goba, Muara Karang dan Teluk Banten. Dalam : Foraminifera Sebagai Bioindikator Pencemaran, Hasil Studi di Perairan Estuarin Sungai Dadap, Tangerang (Djoko P. Praseno, Ricky Rositasari dan S. Hadi Riyono, eds.) P3O - LIPI hal 42 – 46 Salmin. 2005. Oksigen Terlarut (DO) Dan Kebutuhan Oksigen Biologi (BOD) Sebagai Salah Satu Indikator Untuk Menentukan Kualitas Perairan. Jurnal Oseana, Volume XXX, Nomor 3, 2005 : 21 – 26 Yasin, A.A. 2010. Halmahera Tengah Kabupaten Bahari Yang Terus Berkembang. Bogor (ID): Pusat Pembelajaran dan Pengembangan Pesisir dan Laut (P4L).
Published
2020-06-06
How to Cite
Djamhur, M., Boer, M., Bengen, D., & Fahrudin, A. (2020). KAPASITAS ASIMILASI DI PERAIRAN TELUK WEDA KABUPATEN HALMAHERA TENGAH. Pattimura Proceeding: Conference of Science and Technology, 259-267. https://doi.org/10.30598/PattimuraSci.2020.SNPK19.259-267