DAMPAK EKONOMI DESTINASI PARIWISATA BAHARI NAMALATU TERHADAP PENDAPATAN MASYARAKAT DI NEGERI LATUHALAT KOTA AMBON

  • Renoldy Lamberthy Papilaya Universitas Pattimura
  • Johannis Hiariey Universitas Pattimura
Keywords: Efek Pengganda, KIM, RIM I, RIM II

Abstract

Latuhalat merupakan negeri di kota Ambon yang memiliki potensi pariwisata bahari yang indah pemandangannya dan sering dikunjungi wisatawan nusantara dan mancanegara. Salah satu destinasi wisata di negeri Latuhalat adalah pantai Namalatu. Destinasi ini dikelola secara bersama antara Dinas Pariwisata Provinsi Maluku bersama masyarakat. Adanya kerjasama ini akan berdampak bagi peningkatan pendapatan masyarakat, peningkatan kesempatan kerja dan peluang usaha. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis dampak langsung, dampak tidak langsung dan dampak ikutan terhadap pendapatan masyarakat Latuhalat. Dengan menggunakan analisis Keynesian Impact Multiplier (KIM) dan Rasio Impact Multiplier (RIM) tipe I dan II terhadap 80 responden masyarakat yang berusaha dan 74 wisatawan yang mengunjungi destinasi. Hasil penelitian menunjukkan wisatawan mengeluarkan biaya perjalanan rata-rata sebesar Rp. 235.670,-. Terdapat 12 masyarakat yang berusaha di dalam destinasi, 7 tenaga kerja yang berasal dari Latuhalat, 6 jenis usaha diluar destinasi dan 55 keluarga yang memiliki dampak ikutan dengan pantai Namalatu. Analisis terhadap Dampak Langsung menunjukan rasio KIM sebesar 3.29 ; Rasio RIM I untuk mengkaji Dampak Tidak Langsung sebesar 2.92 sedangkan untuk menilai dampak ikutan digunakan nilai Rasio RIM II sebesar 3.62. Nilai dampak pengganda yang diperoleh tersebut ≥1. Ini menunjukkan bahwa keberadaan destinasi wisata bahari Namalatu memberikan dampak ekonomi terhadap perekonomian masyarakat negeri Latuhalat

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Pusat Statistik, 2018. Data Statistik Indonesia. Jumlah Masyarakat menurut Kelompok Umur, Jenis Kelamin, Provinsi, dan Kabupaten/Kota, 2017. http://demografi. bps.go.id/. Diakses; Tanggal 18 Agustus 2019 Belinda, N. 2013. Analisis Dampak Berganda (Multiplier Effect) Pemanfaatan Wisata Alam Tanjung Mutiara di Danau Singkarak Kabupaten Tanah Datar. [Skripsi]. Bogor (ID) : Departemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan. Fakultas Ekonomi dan Manajemen. Institut Pertanian Bogor [DPPM] Dinas Pariwisata Provinsi Maluku. 2018. Jumlah Pengunjung Wisatawan Tahun 2013 - 2017. [DBP] Departemen Budaya dan Pariwisata. 2013. Prinsip dan Kriteria Ekowisata Berbasis Masyarakat Lokal. http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/20099/3/Chapter %20II. pdf. Diakses; Tanggal 18 Agustus 2019 Dritasto, A. 2013. Analisis Dampak Ekonomi Wisata Bahari Terhadap Pendapatan Masyarakat di Pulau Tidung. Jurnal Online Institut Teknologi Nasional, Vol 20 (10) Kantor Negeri Latuhalat. 2018. Rekapan Data Masyarakat Negeri Latuhalat Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon Tahun 2018. Nurfiana, E. 2013. Analisis Dampak Ekonomi dan Lingkungan Kegiatan Wisata di Taman Wisata Alam Grojogan Sewu, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah Terhadap Masyarakat Sekitar. [Skripsi]. Bogor (ID): Departemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan. Fakultas Ekonomi dan Manajemen. Institut Pertanian Bogor. Nikijuluw VPH., Papilaya RL., Boli P., 2017. Daya Dukung Pariwisata Berkelanjutan Raja Ampat. Jakarta (ID): Penerbit Conservation Internasional Indonesia Papilaya, R.L. 2014. Model dan Strategi Pengelolaan Destinasi Pariwisata Bahari Berbasis Masyarakat di Kota Ambon-Provinsi Maluku. [Disertasi]. Semarang (ID) : Universitas Diponegoro Papilaya, R.L., 2018. Effect of Tourist Characteristic, Marine Tourism Demand and Number of visits to the Value Perceptions and Willingness to Pay to Environmental Marine Tourism in Ambon City. IOP Conf. Series: Earth and Environmental Science 116(2018) 01207 ; DOI:10.1088/1755-1315/116/1/012097
Prayogi. 2011. Dampak Perkembangan Pariwisata di Obyek Wisata Penglipuran. Jurnal Perhotelan dan Pariwisata, Vol 1 (1): 54 - 64 Sidarta, I. 2012. “Dampak Perkembangan Pariwisata Terhadap Kondisi Lingkungan, Sosial dan Ekonomi Masyarakat (Studi Kasus Kawasan Pariwisata Sanur, Denpasar-Bali)”. [Tesis], Semarang (ID): Program Pascasarjana, Universitas Diponegoro Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung (ID): Penerbit Alfabeta [KP-RI] Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, 2009. Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan
Published
2020-06-06
How to Cite
Papilaya, R., & Hiariey, J. (2020). DAMPAK EKONOMI DESTINASI PARIWISATA BAHARI NAMALATU TERHADAP PENDAPATAN MASYARAKAT DI NEGERI LATUHALAT KOTA AMBON. Pattimura Proceeding: Conference of Science and Technology, 317-332. https://doi.org/10.30598/PattimuraSci.2020.SNPK19.317-332