Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap pendapatan Rumah Tangga Nelayan (Rtn) Di Pesisir Teluk Ambon

  • Selfi Sangadji Program Studi PSP Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelauatan Universitas Pattimura Jl. Mr. Chr. Soplanit, Poka Ambon, 97233
  • Ruslan H. S. Tawari Program Studi PSP Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelauatan Universitas Pattimura Jl. Mr. Chr. Soplanit, Poka Ambon, 97233
  • Kedswin G. Hehanussa Program Studi PSP Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelauatan Universitas Pattimura Jl. Mr. Chr. Soplanit, Poka Ambon, 97233
  • Agustinus Tupamahu Program Studi PSP Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelauatan Universitas Pattimura Jl. Mr. Chr. Soplanit, Poka Ambon, 97233
  • Barbara G. Hutubessy Program Studi PSP Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelauatan Universitas Pattimura Jl. Mr. Chr. Soplanit, Poka Ambon, 97233
  • Haruna Haruna Program Studi PSP Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelauatan Universitas Pattimura Jl. Mr. Chr. Soplanit, Poka Ambon, 97233
  • Arlisa P. Sihombing Program Studi PSP Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelauatan Universitas Pattimura Jl. Mr. Chr. Soplanit, Poka Ambon, 97233
Keywords: Covid-19, Rumah Tangga Nelayan, Pendapatan

Abstract

Pandemic Covid-19 yang melanda dunia mengakibatkan terkendalanya kegiatan ekonomi termasuk usaha dibidang perikanan tangkap. Kebijakan pemerintah terkait PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) dan protokol kesehatan yang mengharuskan menjaga jarak akibatpandemi Covid-19 mengakibatkan banyak usaha penangkapan ikan yang mengalami kerugian berupa turunnya ekspor komoditas perikanan dan terputusnya rantai pemasaran (Mardhia, 2020), serta terbatasnya operasi penangkapan ikan dan mobilitas distribusi hasiltangkapan ikan oleh nelayan. Hal yang sama juga terasa oleh rumah tangganelayan yang mendiami pesisir Teluk Ambon, baik dari segi persepsi terhadap pemberlakuan pembatasan operasi penangkapan ikan maupun dari segi pendapatan rumah tangga nelayan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak Pandemi Covid-19 terhadap pendapatan Rumah Tangga Nelayan dan persepsi nelayan di pesisir Teluk Ambon. Penelitian ini dilakukan selama 4bulan yakni pada bulan Februari- Mei 2021. Penelitian ini berlokasi di Pesisir Teluk Ambon, tepatnya di 3 (tiga) Desa pesisir yakniDesaRumah Tiga, DesaHativeBesar,dan Desa Laha. Metode pengumpulan data yangdigunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan wawancara (Agung, 2012). Untuk mengetahui dampak pandemi Covid19 terhadap pendapatan rumahtangga nelayan dan persepsi nelayan dianalisis menggunakan metode deskriptif (Hidayat, 2012; Sugiyono, 2018). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor- factor yang penyebab perubahan pendapatan rumah tangga nelayan pada saat pandemi Covid-19 di Kecamatan Teluk Ambon adalah adanya pengurangan frekuensi melaut, penurunan harga hasil tangkapan dan berubahnya distribusi hasil tangkapan dimana hasil perbandingan pendapatan rumah tangga nelayan sebelum dan pada saat pandemic covid-19 menunjukkan bahwa pendapatan rumah tangga nelayan mengalami penurunan pada saat pandemi covid-19 dibandingkan dengan pada saat sebelum pandemi covid19, masing-masing pada nelayan mini purse seine sebesar32%, pada nelayan pancing tonda sebesar 37%, pada delayan pancing ulur sebesar 23%, dan nelayan jaring insang sebesar 21%.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2022-05-31