Optimasi Ketebalan Inner Bottom untuk Meningkatkan Keamanan Operasional Kapal Fiber Reinforced Plastic
Optimizing Inner Bottom Thickness to Improve Operational Safety of Fiber Reinforced Plastic Ships
Abstract
Getaran yang terjadi pada kamar mesin KM Cantika 88 melebihi standar yang diperbolehkan yaitu 0,05 mm > 0,02 mm. Pada lokasi inner bottom mencapai 0,157 mm. Getaran pada Inner Bottom kapal sangat berpengaruh terhadap kerusakan fisik struktur konstruksi serta pengaruh tingkat kenyamanan dalam operasional selama di kapal. Sistem penopang yang ada perlu dioptimalkan, ketebalan inner bottom ditambahkan agar kekakuan struktur meningkat. Ketebalan optimal diperoleh dengan menggunakan simulasi di mana nilai amplitudo menjadi parameter penentu ketebalan inner bottom yang efektif dalam mereduksi getaran yang terjadi pada sistem penopang. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa getaran yang terjadi akibat adanya aktifitas pada ruang mesin sangatlah besar dan melebihi batas izin Barkan untuk pondasi mesin yaitu >0,02 mm. Berdasarkan hasil penelitian getaran local pada inner bottom kapal ini getaran yang terjadi lebih besar dari getaran yang terjadi pada pondasi yaitu sebesar 1,57 x 10-1 mm namun setelah dilakukan penambahan ketebalan dengan menggunakan simulasi didapatkan 1,82 x 10-2 mm.Ketebalan awal 8 mm dan pada ketebalan 12 mm getaran yang berlebih sudah dapat diatasi dengan bukti nilai amplitudo masuk dalam batas amplitudo yang diijinkan.
Downloads
References
Imron, A. (2014). Kerusakan Struktur Akibat Getaran Lokal pada Kapal yang Jarang Diperhatikan: Analisis dan Solusi (Studi Kasus). Jurnal Kelautan Nasional, 9(1), 11. https://doi.org/10.15578/jkn.v9i1.6198
Inman, D. J., & Singh, R. C. (2014). Engineering vibration (4. ed., internat. ed). Pearson.
Lekatompessy, D. R. (2023). Analisis Batas Keamanan Struktur Kamar Mesin Kapal Katamaran akibat Penambahan Beban di Atasnya menggunakan Simulasi. ARIKA, 17(2), Article 2. https://doi.org/10.30598/arika.2023.17.2.106
Napitupulu, A. M., Yudo, H., & Sisworo, S. J. (2018). Analisa Teknik Penggunaan Serat Pandan Wangi Dan Serat Ampas Tebu Dengan Filler Serbuk Gergaji Kayu Bahan Komposit Pembuatan Kulit Kapal Di Tinjau Dari Kekuatan Lentur Dan Tekan. Jurnal Teknik Perkapalan, 6(1), 91–100.
Rajak, D. K., Pagar, D. D., Menezes, P. L., & Linul, E. (2019). Fiber-Reinforced Polymer Composites: Manufacturing, Properties, and Applications. Polymers, 11(10), 1667. https://doi.org/10.3390/polym11101667
Srinivasalu, P., & Vaidyanathan, C. (1976). Handbook of Machine Foundations (1 edition). Tata McGraw Hill Education.
Suhardjono, S. (2004). Analisis Sinyal Getaran untuk Menentukan Jenis dan Tingkat Kerusakan Bantalan Bola (Ball Bearing). Jurnal Teknik Mesin, 6(2), 39–48.
Taury, H. A., & Zakki, A. F. (2018). Normal Modes Analysis of Global Vibration pada Kapal Ikan Tradisional Tipe Purse Seine Daerah Batang, Jawa Tengah, Indonesia. Kapal: Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Kelautan, 15(1), 33–37. https://doi.org/10.14710/kpl.v15i1.19103
Thomson, W. (1996). Theory of Vibration with Applications. CRC Press.
Copyright (c) 2026 Debby Raynold Lekatompessy, Helly S. Lainsamputty, Sonja T. A. Lekatompessy

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
An author who publishes in the ARIKA Jurnal agrees to the following terms:
- The author retains the copyright and grants ARIKA journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- The author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).






