EFEK PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN CENGKEH (Syzygium aromaticum L.) TERHADAP PENINGKATAN NAFSU MAKAN DAN BERAT BADAN TIKUS Rattus norvegicus

  • Anastasia Sandana Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pattimura, Ambon
  • Adrien Jems Akiles Unitly Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pattimura, Ambon
Keywords: Berat badan, Nafsu makan, Rattus norvegicus, Syzygium aromaticum L.

Abstract

Kurangnya nafsu makan merupakan kesulitan makan yang dapat menyebabkan penurunan berat badan dan merupakan permasalahan fisiologi makan yang paling banyak dikeluhkan oleh masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek pemberian ekstrak etanol daun cengkeh (Syzygium aromaticum L.) terhadap peningkatan nafsu makan dan berat badan tikus Rattus norvegicus. Penelitian ini menggunakan 12 ekor tikus sebagai hewan model yang dibagi menjadi kelompok kontrol, kelompok perlakuan dosis ekstrak etanol daun cengkeh (Syzygium aromaticum L.) 0.09g, 0.18g dan 0.36g. Kemudian kelompok tikus perlakuan diberi masing-masing dosis ekstrak etanol daun cengkeh
(Syzygium aromaticum L.) dan kelompok kontrol yang tidak diberi dosis ekstrak etanol daun cengkeh (Syzygium aromaticum L.) selama dua minggu. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan jumlah konsumsi makanan dan pertambahan berat badan tikus Rattus norvegicus setelah diberi ekstrak etanol daun cengkeh (Syzygium aromaticum L.) dengan dosis efektif 0.18g/ekor/hari yang pada minggu pertama dan kedua mengkonsumsi pakan sebanyak 13.85g dan 12.42g lebih banyak dibanding tikus kontrol namun tidak lebih banyak dari konsumsi pakan dosis 0.36g. Hasil perubahan berat badan tikus menunjukan pada dosis 0.18g dapat meningkatkan berat badan dengan hasil kenaikan berat badan pada minggu pertama dan kedua masing- masing 229.71g dan 247.14g lebih besar dari kelompok kontrol dan dosis 0.36g. Jadi dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun cengkeh (Syzygium aromaticum L.) dapat meningkatkan nafsu makan dan berat badan tikus Rattus norvegicus.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-12-01