ANALISA ANGKA LEMPENG TOTAL (ALT) DAN HISTAMIN IKAN TUNA LOIN Thunnus albacares YANG DIAPLIKASIKAN DENGAN GAS FILTER SMOKE
ANALYSIS OF TOTAL PLATE NUMBER (ALT) AND HISTAMINE OF TUNA LOIN Thunnus albacares APPLIED WITH SMOKE FILTER GAS
Abstract
Ikan tuna sirip kuning termasuk dalam jenis ikan Scrombidae dan merupakan salah satu komoditas ekspor terbanyak di Indonesia, dan dapat diolah menjadi berbagai macam bentuk salah satunya bentuk loin. Tuna loin beku adalah satu bentuk komoditas unggulan tuna yang memiliki nilai pasar sangat potensial bahkan menjadi komoditas ekspor Loin tuna adalah potongan ¼ memanjang ikan tuna, terdiri atas sisi kiri atas, sisi kiri bawah, sisi kanan atas dan sisi kanan bawah, tidak termasuk kepala, tulang tengah dan ekor ikan. Angka Lempeng Total (ALT) dan Histamin merupakan satu diantara indikator kimia dan mikrobiologi yang dapat menentukan mutu ikan tuna, sehingga untuk mempertahankan mutu ikan tuna digunakan filter smoke. Filter smoke dapat mempertahankan mutu ikan karena dapat mengurangi jumlah bakteri, meningkatkan stabilitas oksidatif dan stabilitas warna merah ikan tuna selama penyimpanan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh aplikasi gas filter smoke terhadap kadar ALT dan pengaruh aplikasi gas filter smoke terhadap kandungan histamin pada ikan tuna loin Thunnus albacares. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode eksperimen (percobaan). Perlakuan yang diuji coba terdapat dua perlakuan yaitu tanpa penggunaan gas filter smoke (A0) dan dengan penggunaan gas filter smoke (A1). Hasil penelitian didapat nilai Angka Lempeng Total pada ikan tuna loin yang tidak diaplikasikan dengan gas filter smoke lebih tinggi sebesar 2,7x 103 CFU/g dibandingkan dengan menggunakan gas filter smoke yakni 1,7 x 103 CFU/g. Nilai Histamin pada ikan tuna lebih tinggi pada perlakuan dengan menggunakan gas filter smoke sebesar 2 mg/kg, sedangkan lebih rendah pada perlakuan tanpa gas sebesar 1 mg/kg.
Downloads
References
Jati, A. K., T. W. Nurani, dan B. H. Iskandar. (2016). Sistem Rantai Pasok Tuna Loin Di Perairan Maluku. Marine Fisheries, Vol. 5(2): 171-180.
Sofiati T, Deto S N. (2019). Profil Pengolahan Tuna Loin Beku di PT. Harta Samudra Kabupaten Pulau Morotai. Jurnal Bluefin Fisheries. 1(2).
Ludlow N, Kristinsson HG, Balaban MO, Otwell WS, Welt B. (2004). Effect of different carbonmonoxide and filtered smoke treatments on the quality and safety of yellowfin tuna (Thunnus albacares) muscle.IFT annual meeting, July 12–16, 2004, Las Vegas, Nev. Abstract 49B-26.Chicago, Ill.: Institute of Food Technologists.
Kristinsson HG, Mony S, Demir N, Balaban MO, Otwell WS. (2008). The effect of carbon monoxide and filtered smoke on the properties of aquatic muscle and selected muscle com ponents. Taft 2003. Proceedings of the TAFT 2003 Conference. Reykjavik. Iceland: pp. 27- 29.
Arini, L. D. D. (2017). Faktor-Faktor Penyebab dan Karakteristik Makanan Kadaluarsa yang Berdampak Buruk pada Kesehatan Masyarakat. Jurnal Ilmiah Teknologi Dan Industri Pangan UNISRI, 2(1), 15–24.
Suryanti; T. Wikanta dan N. Indriati. (2003). Kandungan Histamin Pada Beberapa Produk Hasil Perikanan. Pusat Riset Pengolahan Produk dan Sosial Ekonomi. Kelautan dan Perikanan. Departemen Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. JakartaApriyantono. 2000. Analisis Kimia. IPB Press. Bogor.
Sukmawati, S. (2018). Total Microbial Plates on Beef and Beef Offal. Bioscience, 2(1), 22-28
Sukmawati, Badaruddin, I., Simohon, E. S. (2020). Analisis Angka Lempeng Total Mikroba Pada Ikan Kembung (Rastrelliger sp.) Segar di Tempat Pelelangan Ikan Kota Sorong Papua Barat. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan. Volume 11 No. 1, April 2020 ISSN:2086-3861 E-ISSN: 2503-2283
BPOM. (2012). Pedoman Kriteria Cemaran Pada Pangan Siap Saji Dan Pangan Industri Rumah Tangga
Michael, dan Chan E.C.S. Dasar-Dasar Mikrobiologi. Jakarta: UI-Press. 2008:34
Jay, J.M., Loessner, M.J., & Golden, D.A. (2005). Modern Food Microbiology (7th ed.). Springer.
APHA. (2017). Standard Methods for the Examination of Water and Wastewater. 23rd edition. American Public Health Association.
Mead, P.S., et al. (1999). "Food-related illness and death in the United States." Emerging Infectious Diseases, 5(5), 607-625.
Otwell, W.S., Hordur, G., Balaban, K. M. O. (2006). Modified Atmospheric Processing And Packaging Of Fish Filtered Smokes, Carbon Monoxide, And Reduced Oxygen Packaging. Food Science & Human Nutrition Department University of Florida Gainesville, FL, USA.
Juryatin. (2008). Evektivitas Antbakterial Asap Cair Tempurung Kelapa Terhadap Pertumbuhan Salmonella thyposa dan Morganella morganii dengan Metode Sumur (Well Diffusion) dan Metode Pengenceran Tabung (Tube Dilution Test). Skripsi Teknologi Industri Perikanan, Universitas Brawijaya.
Oliver, S. P., B. E. Gillespie, M. J. Lewis, S. J. Ivey, R. A. Almeida, D. A. Luther, D. L. Johnson, K. C. L.amar, H. D. Moorehead and H. H.Dowlen. (2001). Efficacy Of A New Premilking Teat Disinfectant Containing A Phenilic Combination For The Prevention of Mastitis, J. Dairy Sci, 84 (3), 1545-1549
Sitorus, F. C. E., Wulansari, E. D., Sulistyarini, I. (2020). Uji Kandungan Fenolik Total Dan Aktivitas Antibakteri Ekstrak Kulit Buah Asam Paya (Eleiodoxa conferta (Griff.) Burret) Terhadap Staphylococcus aureus. Media Farmasi Indonesia Vol 15 No 2. Hal 1617-1624.
Susanti, A. (2006). Daya anti bakteri ekstrak etanol daun beluntas (Pluchea indica Less) terhadap Escherichia coli secara in vitro. Fakultas Kedokteran Hewan UNAIR. Surabaya.
Silva, NCC and Junior, F. (2010). Biologycal Properties of Medicinal Plants a review of their antimicrobial activity. Journal JVATTD. 16 (3) 403-413.
Sumner, J., Ross, T., Ababouch, L. (2004). Application of Risk Assesment in the Fish Industry. [Research Report]. Food and Agriculture Organization of The UnitedNation, Roma.
Widiastuti, I., dan Putro, Sumpeno. 2010. Analisis Mutu Ikan Tuna Selama Lepas Tangkap. Maspari Journal, 01, 22–29.
Codex Alimentarius Commision. (2001). Report Of Twenty-Fourth Session Of Th e Codex Committee on Fish and Fishery Product. [Report]. FAO/WHO, Bergen, 118 p.
FDA. (2011). “Scombrotoxin (histamine) formation.” In: Fish and Fishery Products Hazards and Controls Guidance, 3rd edn. Food and Drug Administration, Center for Food Safety and Applied Nutrition, Office of Seafood, Washington, DC, pp. 83–102.
Lehane, L., & Olley, J. (2000). Histamine fish poisoning revisited. International journal of food microbiology, 58(1-2), 1-37.
Arnold, S.H., Price, R.J., and Brown, W.D. (1980). “Histamine formation by bacteria isolated from skipjack tuna, Katsuwonus pelamis”. Bull. Jap. Soc. Sci. Fish., 46:991.
Ross, P.M. (2000). The Influence of Exposure to Carbon Monoxide on theQuality Attributes for Yellowfin Tuna Muscle. M.S. Thesis. University of Florida, Gainesville.
Copyright (c) 2026 Dessyre Marlen Nendissa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




