Pengembangan dan Pengelolaan Destinasi Wisata Batu Kapal Desa Liliboi Kabupaten Maluku Tengah

Development and Management of the Batu Kapal Tourism Destination in Liliboi Village, Central Maluku Regency

  • Marni Rumakat Program Studi Pendidikan Geografi FKIP Universitas Pattimura
  • Daniel Anthoni Sihasale Program Studi Pendidikan Geografi FKIP Universitas Pattimura
  • Robert Berthy Riry Program Studi Pendidikan Geografi FKIP Universitas Pattimura
Keywords: destinasi wisata, pengelolaan pariwisata, Batu Kapal

Abstract

Destinasi wisata Batu Kapal di Desa Liliboi, Kabupaten Maluku Tengah, merupakan salah satu objek wisata alam yang memiliki keunikan bentang alam berupa formasi batu karang menyerupai kapal, panorama pesisir yang indah, serta lingkungan yang masih relatif alami. Namun, potensi tersebut belum didukung oleh pengelolaan dan pengembangan yang optimal sehingga pemanfaatannya sebagai destinasi wisata unggulan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi wisata Batu Kapal, menganalisis kondisi pengelolaannya, serta mengungkap berbagai kendala yang dihadapi dalam upaya pengembangan destinasi wisata tersebut. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan pemerintah desa, pengelola wisata, pelaku usaha lokal, masyarakat, dan wisatawan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Batu Kapal memiliki potensi wisata yang kuat berdasarkan keunikan geomorfologi, keindahan panorama laut, peluang pengembangan wisata bahari, serta dukungan sosial budaya masyarakat setempat. Meskipun demikian, pengelolaan destinasi masih bersifat sederhana dan didominasi oleh partisipasi masyarakat secara swadaya dengan keterbatasan pada aspek fasilitas pendukung, promosi, kelembagaan, dan perencanaan pengembangan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan destinasi wisata Batu Kapal memerlukan pendekatan terpadu yang mengintegrasikan potensi alam, pemberdayaan masyarakat, penguatan kelembagaan, dan prinsip pariwisata berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan infrastruktur, promosi digital, pembentukan pengelolaan berbasis komunitas, serta kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing destinasi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat lokal.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-06-13
How to Cite
Rumakat, M., Sihasale, D. A., & Riry, R. B. (2026). Pengembangan dan Pengelolaan Destinasi Wisata Batu Kapal Desa Liliboi Kabupaten Maluku Tengah. JENDELA PENGETAHUAN, 19(1), 147-159. https://doi.org/10.30598/jp19iss1pp147-159

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 > >>