HUBUNGAN ANTARA INDEKS MASSA TUBUH DENGAN KEJADIAN HERNIA INGUINALIS DI RSUD DR. M. HAULUSSY AMBON

Main Article Content

Rezky N. P. Salampessy
Achmad Tuahuns
Johan B. Bension

Abstract

Pendahuluan:Salah satu faktor resiko yang dapat mempengaruhi atau meningkatkan terjadinya hernia inguinalis adalah overweight dan obesitas. Beberapa studi memiliki pendapat berbeda, bahwa insiden hernia inguinalis lebih rendah pada overweight dan obesitas dibandingkan dengan berat badan normal. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan indeks massa tubuh dengan kejadian hernia inguinalis di RSUD dr. M. Haulussy Ambon.


Metode:Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectionalmenggunakan data sekunder berupa rekam medis di RSUD dr. M. Haulussy. Metode yang digunakan untuk pengambilan sampel menggunakan teknik purposive samplingyaitu seluruh rekam medis pasien hernia inguinalis yang memenuhi kriteria inklusi dan diuji statistik dengan Chi-Square.


Hasil:Sampel yang diperoleh adalah 60 pasien, terdiri dari 30 pasien (50%) didiagnosis hernia inguinalis dan 30 pasien  (30%) didiagnosis tidak hernia inguinalis. Hasil uji statistik Chi-Squaredidapatkan nilai probabilitas = 0.988  (p > α = 0.05) dengan nilai = 0,325.


Kesimpulan:Hasil analisis secara statistik ini menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara indeks massa tubuh dengan kejadian Hernia Inguinalis Di RSUD Dr. M. Haulussy Ambon.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
1.
Salampessy R, Tuahuns A, Bension J. HUBUNGAN ANTARA INDEKS MASSA TUBUH DENGAN KEJADIAN HERNIA INGUINALIS DI RSUD DR. M. HAULUSSY AMBON. PAMERI [Internet]. 18Apr.2019 [cited 23Sep.2019];1(1):1-0. Available from: https://ojs3.unpatti.ac.id/index.php/pameri/article/view/1274
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)