HUBUNGAN PANJANG PENIS DENGAN INDEKS MASSA TUBUH PADA ANAK USIA 6-8 TAHUN

Main Article Content

Ikram Syah Maulana
Robby Kalew
Josepina Mainase
Mellyana K. Atmanegara

Abstract

Penis yang mempunyai ukuran pendek akan menjadi masalah bagi orangtua. Biasanya ukuran penis dihubungkan dengan kegemukan dan dianggap ukuran penis akan normal kembali setelah berat badan turun, oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan panjang penis dengan indeks massa tubuh pada anak usia 6-8 tahundi sekolah dasar pada Kecamatan Sirimau. Pendekatan yang digunakan adalah cross-sectionalyang dilakukanpada SD Xaverius C, SD Kalam Kudus dan SD Negeri 93 Ambon pada bulan Juni-Agustus 2017, dengan jumlah responden dalam penelitian sebanyak 85anakyang diambil dengan teknik consecutive sampling.Panjang penis diukur  dengan menggunakan Pengukuran yang dilakukan secara fully stretched length measuremen, sedangkan status gizi menggunakan indeks massa tubuh. Analisis bivariat yang digunakan adalah  uji satistik Kruskal Wallis. Presentase tertinggi subjek dengan  ukuran panjang penis normal terdapat pada satus gizi normal (86,4%). Presentase tertinggi subjek dengan  ukuran penis kecil terdapat pada kelompok dengan satus gizi sangat kurus-kurus (33%), dan hampir seluruh subyek (95%) dengan mikropenis memiliki status gizi berlebih (gemuk-obesitas). Berdasarkan hasil analisis bivariat diperoleh adanya  adanya hubungan yang signifikan antara panjang penis dengan indeks massa tubuh ( p <0,001).

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
1.
Maulana I, Kalew R, Mainase J, Atmanegara M. HUBUNGAN PANJANG PENIS DENGAN INDEKS MASSA TUBUH PADA ANAK USIA 6-8 TAHUN. PAMERI [Internet]. 19Apr.2019 [cited 23Sep.2019];1(1):11-8. Available from: https://ojs3.unpatti.ac.id/index.php/pameri/article/view/1275
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)