Pemahaman Masyarakat Terhadap Tingkat Kerentanan Bencana Gempa Bumi di Desa Kairatu
Community Understanding of Earthquake Disaster Vulnerability in Kairatu Village, West Seram Regency
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tingkat kerentanan bencana gempa bumi di Desa Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, yang berada pada kawasan rawan aktivitas tektonik Sesar Seram. Kondisi geografis tersebut menyebabkan masyarakat rentan mengalami dampak fisik, sosial, ekonomi, dan psikologis akibat kejadian gempa bumi yang berulang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman masyarakat terhadap kerentanan bencana gempa bumi di Desa Kairatu. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, studi literatur, dan penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert kepada 20 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat telah memiliki pemahaman dasar mengenai penyebab, dampak, dan upaya penanggulangan bencana gempa bumi. Namun, tingkat kesiapsiagaan masyarakat masih tergolong rendah, terutama dalam aspek mitigasi dan penanganan pascabencana. Masyarakat cenderung melakukan evakuasi mandiri ke lokasi yang dianggap aman ketika terjadi gempa bumi. Selain itu, proses pemulihan pascabencana dilakukan melalui pendekatan psikologis, keagamaan, ekonomi, serta penguatan kelembagaan masyarakat. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat berperan penting dalam mendukung upaya pengurangan risiko bencana pada wilayah rawan gempa bumi. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi kebencanaan, simulasi mitigasi secara berkala, serta penyediaan akses informasi kebencanaan yang berkelanjutan guna meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana gempa bumi di masa mendatang.
Kata Kunci: pemahaman masyarakat, kerentanan bencana, gempa bumi











