Peran Wisata Kuliner Ikan Bakar dalam Pengembangan Ekonomi Daerah Pesisir di Pulau Ambon
Abstract
Kuliner ikan bakar di kawasan pesisir Ambon tidak hanya merepresentasikan kekayaan budaya lokal, tetapi juga berperan penting dalam menopang ekonomi masyarakat. Fenomena ini berkembang seiring meningkatnya minat wisatawan terhadap kuliner berbasis tradisi dan keaslian rasa lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi wisata kuliner ikan bakar terhadap pengembangan ekonomi pesisir, khususnya dalam menciptakan pendapatan alternatif, memperluas lapangan kerja, dan memperkuat struktur sosial ekonomi komunitas lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi visual. Lokasi penelitian difokuskan pada dua kawasan strategis di Kota Ambon, yaitu Kelurahan Honipopu dan Desa Hative Kecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha kuliner ikan bakar berkontribusi signifikan terhadap pendapatan rumah tangga dan pemberdayaan ekonomi mikro, serta memperkuat jejaring sosial berbasis keluarga. Meskipun demikian, masih ditemukan tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, minimnya dukungan kebijakan, dan rendahnya literasi digital pelaku usaha. Temuan ini menegaskan bahwa pengembangan wisata kuliner berbasis lokal memerlukan sinergi antara pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat untuk mendukung keberlanjutan ekonomi pesisir. Kesimpulannya, kuliner ikan bakar memiliki potensi besar sebagai instrumen penguatan ekonomi lokal sekaligus pelestarian budaya di kawasan pesisir Ambon
Downloads
Copyright (c) 2025 Salmin Palirone, Wiclif Sepnath Pinoa, Edward Gland Tetelepta

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.