AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN PENGHAMBATAN BIOFILM EKSTRAK METHANOL KULIT BATANG POHON WARU (Hibiscus tiliaceus) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Streptococcus mutans

  • Wati Lukaraja Mahasiswi
  • Widya Lessy
  • Cecilia Anna Seumahu Universitas Pattimura
  • Anneke Pesik Universitas Pattimura
Keywords: biofilm, plak gigi, Streptococcus mutans, Tumbuhan waru

Abstract

Karies gigi merupakan penyakit infeksi yang terjadi di rongga mulut diawali oleh terbentuknya plak gigi atau biofilm. Penelitian ini bertujuan untuk menguji daya hambat dan penghambatan biofilm dari ekstrak kulit batang pohon waru (Hibiscus tiliaceus) dengan metode uji KHM, KBM penghambatan biofilm menggunakan spektrofotometri UV-VUS pada panjang gelombang 580 nm dengan standard McFarlandII (6x108 CFU/ml). Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak methanol kulit batang pohon waru pada konsentrasi kecil 0,5% dapat menghambat dan membunuh bakteri Streptococcus mutans ditunjukan dengan jumlah koloni yang tumbuh semakin sedikit dari pada koloni yang tumbuh di konsentrasi ekstrak 2% dan 1%. Penghambatan biofilm ditunjukan dengan nilai absorbansi yang semakin menurun karena konsentrasi ekstrak yang meningkat sehingga untuk terjadinya pembentukan biofilm semakin sedikit.

Kata Kunci: biofilm, plak gigi, Streptococcus mutans, tanaman waru

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-11-25
How to Cite
[1]
LukarajaW., LessyW., SeumahuC., and PesikA., “AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN PENGHAMBATAN BIOFILM EKSTRAK METHANOL KULIT BATANG POHON WARU (Hibiscus tiliaceus) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Streptococcus mutans”, RPBJ, vol. 2, no. 2, pp. 037-043, Nov. 2020.