GAMBARAN SIKLUS ESTRUS TIKUS Rattus norvegicus TERPAPAR ASAP ROKOK SETELAH DITERAPI EKSTRAK ETANOL RUMPUT KEBAR (Biophytum petersianum Klotzsch)

  • Anniestasya Z Simatauw
  • Adrien Jems Akiles Unitly Universitas Pattimura
Keywords: Asap rokok, Fitoestrogen, Kebar (Biophytum petersianum Klotzsch), Siklus estrus

Abstract

Rumput Kebar merupakan tanaman yang mengandung fitoestrogen yang memiliki efek yang sama seperti estrogen endogen yang diduga mampu meningkatkan kadar estrogen endogen dalam darah akibat dampak buruk radikal bebas berupa asap rokok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak etanol Rumput kebar (Biophytum petersianum Klotzsch) terhadap lama siklus estrus tikus Rattus norvegicus terpapar asap rokok.Penelitian menggunakan metode eksperimental yaitu pola rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat kelompok perlakuan dan tiga kali ulangan.Tikus kelompok negatif diberi makan secaran normal, kelompok kontrol positif diberi paparan asap rokok selama 28 hari, sedangkan tikus kelompok dosis ekstrak etanol rumput Kebar, diberi paparan asap rokok selama 28 hari, dan diberi ekstrak etanol rumput Kebar selama 28 hari. Pengambilan ulas vagina dilakukan pagi hari dengan rentang waktu 24 jam selama 28 hari. Perubahan epitel vagina diperiksa untuk menentukan fase siklus estrus menggunakan mikroskop. Data yang diperoleh dianalisis dengan Analysis of Variance (ANOVA)-SPSS versi 16,0 dilanjutkan dengan uji Duncan dengan selang kepercayaan 95% (α=0.05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol rumput Kebar mampu memperpanjang waktu siklus estrus pada dosis 0,135mg/ekor/hari akibat perpanjangan dari fase proestrus dan estrus.

Downloads

Download data is not yet available.

References

. W. F. Ganong. Fisiologi Kedokteran. Diterjemahkan oleh Andrianto J. Oswari. Ed. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC. 1995.

. S. Mulyono. Teknik Pembibitan Kambing dan Domba. Jakarta (ID): Penebar Swadaya. 2005.

. W.F. Ganong. Fisiologi Kedokteran. Ed.ke-20. Diterjemahkan oleh Widjajakusuma H M. Djauhari. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC. 2003.

. W. Wicaksono. Pemberian Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum basilicum) Terhadap Lama Siklus Estrus pada Mencit. Jurnal Indonesia Medicus Veterinus. 2(4): 369-374. 2013.

. E. Widodo. Pajanan Asap Rokok pada Tikus Sebagai Model untuk Manusia [Disertasi]. Sekolah Pascasarjana. Institut Pertanian Bogor. Bogor. 2006

. A. J. A. Unitly dan C. Inara. Potensi Rumput Kebar (Biopythum petersianum Klotzsch) dalam Meningkatkan Kinerja Reproduksi. Prosiding Seminar Nasional Pengembangan Pulau-pulau Kecil: Hal 329-333. 2011.

. B. Sembiring dan I. Darwati. Komponen Kimia Aksesi Rumput Kebar (Biophytum petersianum) Asal Papua dan Jawa. Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat 25(1): 14-21. 2014.

. P.D. Sadsoeitoeboen. Manfaat Ekstrak Rumput Kebar (Biophytum petersianum Klotzsch) Terhadap Penampilan Reproduksi Mencit Putih Betina. [Tesis]. Sekolah Pascasarjana.Institut Pertanian Bogor. Bogor. 2005.

. Safrida. Perubahan Kadar Hormon Estrogen pada Tikus yang Diberi Tepung Kedelai dan Tepung Tempe. [Tesis]. Sekolah Pascasarjana. Institut Pertanian Bogor. Bogor. 2008.

. Sudjana. Metoda Statistika. Ed ke-6. Bandung: PT. Tarsito Bandung. 2001.

. M. J. Wajo Pengaruh Pemberian Ekstrak Rumput Kebar (Biophytum petersianum Klotzsch) melalui Air Minum terhadap Fertilitas Ayam Buras. Laporan penelitian. Fakultas Peternakan Perikanan dan Ilmu Kelautan.Universitas Negeri Papua. Papua. 2005.

. M. R. Toelihere. Fisiologi Reproduksi pada Ternak. Angkasa. Bandung. 1985.

. L. Sherwood. Fisiologi Manusiadari Sel ke Sistem. Brahm. Penerjemah; SantosoBI,editor.Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.2001.

. G.W. Salisbury dan N.L Van Demark. Fisiologi Reproduksi dan Inseminasi Buatan pada Sapi.R Djanuar, penerjemah. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Terjemahan dari: The Reproductive System of the Cow. 1985.

. N. L. D. Hidayati, R Kristiani dan P. G. Taufik. Potensi Ekstrak Etanol Daun Sirsak (Annona squamosals L.) Sebagai Antifertilitas Pada Tikus Putih Betina Galur Wistar. Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada. 3 (1): 82-88. 2015

. J. C. L. Tou, R. E. Gindeland, and C. E. Wade. Effect of diet and exposure to hindlimb suspension on estrous cycling in Sprague Dawley rats. Am J Endocrinol Metab 286(18): 425-433. 2003.

. Fitria, R. Triandhini, J.C. Mangimbulude, dan F.F. Karwur. Merokok dan Oksidasi DNA. Sains Medika 5 (2) 120-127. 2013.

Published
2019-02-14
How to Cite
[1]
SimatauwA. and UnitlyA., “GAMBARAN SIKLUS ESTRUS TIKUS Rattus norvegicus TERPAPAR ASAP ROKOK SETELAH DITERAPI EKSTRAK ETANOL RUMPUT KEBAR (Biophytum petersianum Klotzsch)”, RPBJ, vol. 1, no. 1, pp. 001 - 007, Feb. 2019.
Section
Articles