KAJIAN HASIL TANGKAPAN BAGAN CUNGKIL BERDASARKAN SEBARAN SUHU PERMUKAAN LAUT DAN KLOROFIL-a PADA FISHING GROUND, PERAIRAN TELUK BONE

  • Dika Rachmat Tamrin Mahasiswa Program Manajemen Pesisir dan Teknologi Kelautan, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Muhammad Jamal Alwi Program Studi Manajemen Pesisir dan Teknologi Kelautan, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Ernaningsih Ernaningsih Program Studi Manajemen Pesisir dan Teknologi Kelautan, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia
  • Tamrin Tamrin Program Studi Teknologi Penangkapan Ikan, Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone, Indonesia
  • Awaluddin Awaluddin Program Studi Teknologi Penangkapan Ikan, Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone, Indonesia
Keywords: Bagan cungkil, sea surface temperature, chlorophyll-a, catch, Bone Bay

Abstract

Aquatic environmental conditions, particularly sea surface temperature (SST) and chlorophyll-a, influence fish catches in Bone Regency. This study aims to analyze sea surface temperature, chlorophyll-a concentration, and the relationship between these two parameters and the total catch of lift nets (bagan cungkil) in the waters of the Bone Gulf. The research was conducted from April to July 2025, utilizing monthly catch data of lift nets as the dependent variable, and sea surface temperature and chlorophyll-a as the independent variables. Data analysis was performed using multiple linear regression analysis with SPSS software. The results of the analysis indicate that the distribution of sea surface temperature falls within a relatively homogenous range, with minor temperature variations across the fishing grounds. The observed chlorophyll-a concentration is relatively high, indicating fertile aquatic conditions that serve as an essential baseline for determining potential fishing zones. The regression model yielded a coefficient of determination (R2) of 0.380, meaning that 38.0% of the variance in lift net catches can be explained by variations in SST and chlorophyll-a, while the remaining proportion is influenced by other factors outside the model. The simultaneous test (F-test) showed a significance value of 0.787 (p > 0.05), indicating that SST and chlorophyll-a concurrently do not exert a significant effect on lift net catches. Partially, SST exhibits a positive relationship with the catch, with a coefficient value of 0.457, whereas chlorophyll-a shows a negative relationship, with a coefficient of -0.241987. Individually, neither variable has a significant partial effect on the catch.

 

ABSTRAK

Kondisi perairan berpengaruh terhadap hasil tangkapan ikan di Kabupaten Bone khususnya suhu permukaan laut dan klorofil-a. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis suhu permukaan laut, kandungan klorofil-a, serta hubungan kedua parameter tersebut terhadap jumlah hasil tangkapan bagan cungkil di perairan Teluk Bone. Penelitian dilakukan pada periode April-Juli 2025 dengan menggunakan data hasil tangkapan bulanan bagan cungkil sebagai variabel terikat, serta suhu permukaan air laut dan klorofil-a sebagai variabel bebas. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebaran suhu permukaan laut memiliki kisaran yang relatif homogen dengan variasi suhu yang tidak terlalu ekstrem antar titik penangkapan. Konsentrasi klorofil-a yang ditemukan relatif tinggi yang menunjukan kondisi kesuburan perairan sangat penting sebagai dasar penentuan daerah penangkapan ikan potensial. Model regresi menghasilkan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,380, yang berarti bahwa 38,0% variasi hasil tangkapan bagan cungkil dapat dijelaskan oleh variasi SPL dan klorofil-a, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Uji simultan (uji F) menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,787 (Sig. > 0,05), yang mengindikasikan bahwa secara bersama-sama SPL dan klorofil-a tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil tangkapan bagan cungkil. Secara parsial, SPL memiliki arah hubungan positif terhadap hasil tangkapan dengan nilai koefisien 0,457, sedangkan klorofil-a memiliki arah hubungan negatif dengan koefisien -0,241,987. Kedua variabel tersebut secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil tangkapan.

Kata kunci: Bagan cungkil, suhu permukaan laut, klorofil-a, hasil tangkapan, Teluk Bone

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmadi, Fajrianur, & Aminah, S. (2024). Fishing by Numbers: Empowering Muara Kintap Fisheries with Data-driven Fishing Area Forecast Maps. Ege Journal of Fisheries and Aquatic Sciences, 41(4), 252–260. https://doi.org/10.12714/egejfas.41.4.01

Andini, M. A., & Fadlan, A. (2021). Kajian Fenomena Mascarene High Terhadap Kejadian Gelombang Tinggi di Perairan Selatan Jawa Selama Periode Monsun Timuran. Jurnal Enggano, 6(1), 147–164.

Asch, R. G., Sobolewska, J., & Chan, K. (2022). Assessing The Reliability of Species Distribution Models in The Face of Climate and Ecosystem Regime Shifts: Small Pelagic Fishes in The California Current System. Frontiers in Marine Science, 9(August), 1–26. https://doi.org/10.3389/fmars.2022.711522

Dabulevičienė, T., Nesteckytė, L., & Kelpšaitė-Rimkienė, L. (2024). Assessing The Effect of Coastal Upwelling on The Air Temperature at The South-Eastern cCast of The Baltic Sea. Oceanologia, 66(2), 394–404. https://doi.org/10.1016/j.oceano.2024.03.002

Handoco, E., Manik, R. R., & Arleston, J. (2022). Fish Catch Results Related to Temperature and Chlorophil in Western Waters of Sumatera. Journal of Applied Geospatial Information, 6(2), 658–663. https://doi.org/10.30871/jagi.v6i2.4508

Imran, I., Ruchimad, T., & Dewi, I. J. P. (2022). Analisis Faktor Teknis yang Memengaruhi Jumlah Hasil Tangkapan pada Bagan Cungkil di Kabupaten Bone. Jurnal Airaha, 11(1), 175–187.

Kusumaningsih, A. R. P., Pitriani, P., & Sukma, N. T. (2026). Tren Sea Surface Temperature Pada Monsun Timur di Perairan Indonesia Berdasarkan Data Reanalisis Copernicus Marine. Jurnal Laut Khatulistiwa, 9(1), 36–44.

Kusumawati, E., Susilo, S. B., & Agus, S. B. (2019). Analisis Penentuan Sebaran Konsentrasi Klorofil-A dan Produktivitas Primer di Perairan Teluk Saleh menggunakan Citra Satelit Landsat OLI 8. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam Dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management), 9(3), 671–679. https://doi.org/10.29244/jpsl.9.3.671-679

Ma’mun, A., Priatna, A., Amri, K., & Nurdin, E. (2019). Hubungan Antara Kondisi Oseanografi dan Distribusi Spasial Ikan Pelagis di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPP NRI) 712 Laut Jawa. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia, 25(1), 1–14.

Mariu, A., Chatha, A. M. M., Naz, S., Khan, M. F., Safdar, W., & Ashraf, I. (2023). Effect of Temperature, pH, Salinity and Dissolved Oxygen on Fishes. Journal of Zoology and Systematics, 1(2), 1–12.

Nataniel, A. N., Pennino, M. G., Lopez, J., & Soto, M. (2021). Modelling The Impacts of Climate Change on Skipjack Tuna (Katsuwonus pelamis) in The Mozambique Channel. Fisheries Oceanography, 31(2), 149–163.

Nuzapril, M., Susilo, S. B., & Panjaitan, J. P. (2019). Distribution of Primary in Productivity Relation with the Water Quality Condition in Karimun Jawa Waters. Jurnal Segara, 15(1), 9–17.

Patty, S. I., & Huwae, R. (2023). Temperature, Salinity and Dissolved Oxygen West and East seasons in The Waters of Amurang Bay, North Sulawesi. Jurnal Ilmiah PLATAX, 11(1), 196–205. https://doi.org/10.35800/jip.v11i1.46651

Pratama, G. B., Baihaqi, F., & Aisyah, A. (2024). Studi Literatur: Pengaruh Parameter Oseanografi Terhadap Kelimpahan Ikan Pelagis. Octopus Jurnal Ilmu Perikanan, 13(2), 66–73.

Pratama, G. B., Nurani, T. W., Mustaruddin, M., & Herdiyeni, Y. (2022). Hubungan Parameter Oseanografi Perairan Terhadap Pola Musim Ikan Pelagis di Perairan Palabuhan Ratu. Jurnal Teknologi Perikanan Dan Kelautan, 13(1), 67–78. https://doi.org/10.24319/jtpk.13.67-78

Putri, C. A., Sasongko, A. S., Yulihastin, E., Cahyadi, F. D., Risyanto, R., Hatmaja, R. B., & Zehri, S. (2026). Pengaruh Suhu Permukaan Laut di Laut Natuna Utara Terhadap Variasi Konvektif dan Hujan Diurnal di Sumatra Selama Onset El Niño. Buletin Oseanografi Marina, 15(1), 91–104. https://doi.org/10.14710/buloma.v15i1.67416

Ramadhan, T. D. (2022). Variabilitas Suhu Permukaan Laut dan Klorofil-a 2019 di Laut Jawa. Jurnal Hidrografi Indonesia, 4(2), 73–78.

Ramadlanie, F. Y., Indrayanti, E., & Handoyo, G. (2022). Identifikasi Daerah Upwelling Berdasarkan Indikator Suhu Permukaan Laut dan Klorofil-a di Perairan Selat Sunda. Indonesian Journal of Oceanography, 4(4), 62–73.

Riyanto, A., Santoso, A. E., & Kurniawan, W. (2019). Updating Alat Tangkap Boukeami/Bagan Cungkil di Lampung. Buletin Teknik Litkayasa, 17(2), 93–98.

Rumpa, A., Hermawan, F., Maskur, M., & Yusuf, A. (2021). Pemetaan Zona Daerah Penangkapan Ikan Dengan Bagan Perahu Cungkil Berdasarkan Time Series Pada Perairan Teluk Bone. Jurnal Airaha, 10(1), 56–67.

Safruddin, S., Hidayat, R., & Zainuddin, M. (2018). Kondisi oseanografi Pada Perikanan Pelagis Kecil di Perairan Teluk Bone. Torani, 1(2), 48–58.

Santoso, T. W., Kunarso, K., & Marwoto, J. (2021). Analisa Spasial dan Temporal Suhu Permukaan Laut dan Klorofil-a selama 2 Dekade di Perairan Indonesia. Indonesian Journal of Oceanography, 3(4), 370–381.

Setiawati, W., Shofiyah, S. S., & Marista, E. (2024). Analisis Hubungan Kandungan Klorofil-a dengan Kelimpahan Fitoplankton di Perairan Desa Pelapis Kecamatan Kepulauan Karimata Kabupaten Kayong Utara. Jurnal Laut Khatulistiwa, 7(3), 140–150. https://doi.org/10.26418/lkuntan.v7i3.82513

Setyaningrum, H. A., Kunarso, K., & Yusuf, M. (2023). Sebaran Suhu Permukaan Laut dan Klorofil-A Kaitannya dengan Musim Ikan Kembung (Rastrelliger faughni) di Perairan Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Indonesian Journal of Oceanography, 5(4), 217–229. https://doi.org/10.14710/ijoce.v5i4.16845

Sinaga, N., Heltria, S., Noverdiman, N., & Ramdhani, F. (2024). Pengaruh Variasi Suhu Permukaan Laut terhadap Kelimpahan Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) di Perairan Padang melalui Pemanfaatan Satelit Landsat 9. Jurnal Laot Ilmu Kelautan, 6(2), 189–196. https://doi.org/10.35308/jlik.v6i2.10693

Sitorus, J. H., Atmojo, A. T., Bachri, S., Prayitno, H. S., & Komarita, I. (2022). Analysis of Fishing Potential Zones Based on SST, Chlorophil-a, and Boat Detection and Assessing RZWP3K, Lampung. Jurnal Teknologi Perikanan Dan Kelautan, 13(1), 89–102.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Tamrin, D. R., Ihsan, I., Tajuddin, M., & Tamrin, T. (2023). Komposisi Jenis Hasil Tangkapan Bagan Cungkil di Perairan Teluk Bone Kabupaten Bone. Jurnal Pelagis, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.33096/pelagis.v1i1.217

Tanto, T. Al, Hartanto, T., Purba, M., & Pranowo, W. S. (2020). Water Mass Characteristic in Southwest Water of Sumba Island, Province of Nusa Tenggara Timur. Jurnal Kelautan Nasional, 15(1), 23–36.

Widyastuti, P., Atmadipoera, A. S., Nurjaya, I. W., Natih, N. M., & Priatna, A. (2019). Upper Circulation in Bone Bay and Its Relation to Biogeochemical Distribution: From Observation and Model. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 278(1), 1–18. https://doi.org/10.1088/1755-1315/278/1/012080

Yusop, S. M., & Mustapha, M. A. (2019). Influence of Oceanographic Parameters on the Seasonal Potential Fishing Grounds of Rastrelliger kanagurta using Maximum Entropy Models and Remotely Sensed Data. Sains Malaysiana, 48(2), 259–269.

Zakiyah, U., Rohani, G. A., & Darmawan, A. (2019). Distribusi Spasial Klorofil-a di Perairan Pantai Kabupaten Tulungagung Jawa Timur Menggunakan Teknologi Penginderaan Jauh. Journal of Fisheries and Marine Research, 3(3), 315–321.

Ziyad, I. A., Ruchimad, T., & Dewi, I. J. P. (2022). Kondisi Oseanografi Daerah Penangkapan Ikan dan Komposisi Hasil Tangkapan Bagan Cungkil di Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan. Aurelia Journal, 4(2), 173–182.

Published
2026-04-28
How to Cite
Tamrin, D. R., Alwi, M. J., Ernaningsih, E., Tamrin, T., & Awaluddin, A. (2026). KAJIAN HASIL TANGKAPAN BAGAN CUNGKIL BERDASARKAN SEBARAN SUHU PERMUKAAN LAUT DAN KLOROFIL-a PADA FISHING GROUND, PERAIRAN TELUK BONE. TRITON: Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan, 22(1), 68-80. https://doi.org/10.30598/TRITONvol22issue1page68-80