Pemanfaatan Limbah Agroindustri Kacang Tanah Sebagai Media Pertumbuhan Mikrobia Probiotik Lactobacillus bulgaricus

Utilization of Peanut Agro-Industrial Waste as a Growth Media for Probiotic Bacteria Lactobacillus bulgaricus

  • Esna Dilli Novianto Program Studi Agroteknologi, Jurusan Agronomi, Fakultas Pertanian, Universitas Tidar, Jl. Kapten Suparman No. 39, Tuguran, Potrobangsan, Kec. Magelang Utara, Kota Magelang, Jawa Tengah 56116
  • Monica Sonia Indri Pradipta Program Studi Peternakan, Jurusan Agronomi, Fakultas Pertanian, Universitas Tidar, Jl. Kapten Suparman No. 39, Tuguran, Potrobangsan, Kec. Magelang Utara, Kota Magelang, Jawa Tengah 56116 http://orcid.org/0000-0002-0405-1783
  • Suwasdi Suwasdi Program Studi Agroteknologi, Jurusan Agronomi, Fakultas Pertanian, Universitas Tidar, Jl. Kapten Suparman No. 39, Tuguran, Potrobangsan, Kec. Magelang Utara, Kota Magelang, Jawa Tengah 56116
  • Mahdalina Mursilati Program Studi Agroteknologi, Jurusan Agronomi, Fakultas Pertanian, Universitas Tidar, Jl. Kapten Suparman No. 39, Tuguran, Potrobangsan, Kec. Magelang Utara, Kota Magelang, Jawa Tengah 56116
  • Surya Bagus Purnomo Program Studi Peternakan, Jurusan Agronomi, Fakultas Pertanian, Universitas Tidar, Jl. Kapten Suparman No. 39, Tuguran, Potrobangsan, Kec. Magelang Utara, Kota Magelang, Jawa Tengah 56116
Keywords: peanut shells, prebiotics, probiotics

Abstract

The increase of peanut-based agro-industry today, cause a significant increase in the number of waste products in the form of peanut shells. This can cause a problem to the environment due to insoluble carbohydrate fiber molecules in peanuts. However, the cellulose in peanut waste can be used as useful material, such as prebiotic, which plays a role in the growth of probiotic bacteria. Nowadays, inulin is used as a source of prebiotics in food additives or health supplements. However, its limited availability and high prices have an impact on the cost of finished products. This research was aimed to identify and to analyze the crude extracts of peanut shells waste as a prebiotic substitution material. The crude extract of peanut shells waste was used as a growth medium for the probiotic, Lactobacillus bulgaricus. A completely randomized experimental design with levels of treatments, i.e., 0% (negative control), 20%, 40%, 60%, 80% of peanut shell extracts, as well as inulin as a positive control was applied in this research to analyze bacterial growth. The parameters observed in this study were the morphology of bacterial colonies, gram staining, and growth curve analysis. The results showed that 60% concentration of peanut shells extract effectively increased the growth of L. bulgaricus at 6 and 10 hours. Cellulose in rough extracts of peanut shells can be used as a carbon source for bacterial growth.

Keywords: peanut shells, prebiotics, probiotics

 

ABSTRAK

Peningkatan agroindustri berbahan dasar kacang tanah menyebabkan jumlah limbah kulit kacang tanah meningkat secara signifikan, sehingga berdampak pada pencemaran lingkungan. Selulosa pada kulit kacang tanah masih dapat digunakan sebagai bahan prebiotik. Senyawa prebiotik berperan dalam menumbuhkan bakteri probiotik. Pada umumnya, inulin digunakan sebagai sumber prebiotik pada bahan tambahan makanan atau suplemen kesehatan. Ketersediaan yang terbatas dan harga yang mahal berdampak pada harga produk jadi yang lebih mahal. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi dan menguji ekstrak kasar limbah agroindustri berupa kulit kacang tanah sebagai bahan substitusi prebiotik. Ekstrak kasar yang didapatkan dari limbah kulit kacang tanah digunakan sebagai media pertumbuhan bakteri probiotik, Lactobacillus bulgaricus. Rancangan acak lengkap satu faktor perlakuan digunakan untuk uji pertumbuhan bakteri L. bulgaricus. Variasi konsentrasi ekstrak kulit kacang tanah 0% (kontrol negatif), 20%, 40%, 60%, 80% digunakan sebagai perlakuan pada penelitian ini, sedangkan inulin sebagai kontrol positif. Parameter yang diamati pada penelitian inin adalah morfologi koloni bakteri, pengecatan gram dan analisis kurva pertumbuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit kacang tanah konsentrasi 60% efektif meningkatkan pertumbuhan bakteri L. bulgaricus di jam ke-6 dan jam ke-10. Selulosa pada esktrak kasar kulit kacang tanah digunakan sebagai sumber karbon untuk pertumbuhan bakteri.

Kata kunci: kulit kacang tanah, prebiotik, probiotik

Downloads

Download data is not yet available.

References

Azhar, M. 2009. Inulin sebagai prebiotik. Jurnal Sainsteks 8: 1-8.

Cobas, A.C. N. Corzo, A. Olano, C. Peláez, T. Requena, and M. Ávila. 2011. Galactooligosaccharides derived from lactose and lactulose: Influence of structure on Lactobacillus, Streptococcus, and Bifidobacterium growth. International Journal of Food Microbiology 149: 81-87. DOI: 10.1016/j.ijfoodmicro.2011.05.026

Menezes, A.B., M.T.P. Miller, P. Poonpatana, M. Farrell, A. Bissett, L.M. Macdonald, P. Toscas, A.E. Richardson, and P.H. Thrall. 2015. C/N ratio drives soil actinobacterial cellobiohydrolase gene diversity. Environmental Microbiology 81: 3016-3028. DOI: 10.1128/AEM.00067-15

Minj, J. and S. Vij. 2012. Effect of prebiotic inulin on the fermentation and growth kinetics pattern of probiotic yoghurt bacteria. International Journal of Current Microbiology and Applied Sciences 6: 1755-1768. DOI:10.20546/ijcmas.2017.612.199

Nathalia, D.N. 2011. Produksi Xilooligosakarida dari Tongkol Jagung Sebagai Kandidat Prebiotik Dengan Pemanasan Suhu Tinggi dan Hidrolisis Enzimatik. Tesis. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Oktasari, A. 2018. Kulit kacang tanah (Arachis hypogaea L.) sebagai adsorben ion Pb(II). Jurnal ALKIMIA 2: 17-27. DOI: 10.19109/alkimia.v2i1.2258

Oliveira, R.P.S., P. Perego, M.N. de Oliveira, and A. Converti. 2012a. Effect of inulin on the growth and metabolism of a probiotic strain of Lactobacillus rhamnosus in co-culture with Streptococcus thermophilus. LWT-Food Science and Technology 47: 358-363. DOI: 10.1016/j.lwt.2012.01.031

Oliveira, R.P.S., P. Perego, M.N. De Oliveira, and A. Converti. 2012b. Growth, organic acids profile and sugar metabolism of Bifidiobacteria lactics in co-culture with Streptococcus thermophilus: the inulin effect. Food Research International 48: 21-27. DOI: 10.1016/j.foodres.2012.02.012

Pradipta, M.S.I., S. Harimurti, and Widodo. 2017. Microencapsulation of indigenous poultry lactic acid bacteria probiotic on the competitive exclusion against Salmonella enteritidis and Escherichia coli in vitro. Bulletin Peternakan 41: 134-141. DOI: 10.21059/buletinpeternak.v41i2.17017

Putri, Y.W., A.E. Putra, dan B.I. Utama. 2018. Identifikasi dan karakteristik bakteri asam laktat yang di isolasi dari vagina wanita usia subur. Jurnal Kesehatan Andalas 7: 20-25. DOI: 10.25077/jka.v7i0.864

Reiny, S.S. 2012. Potensi filtrat Lactobacillus acidophilus ATCC 4796 sebagai biopreservatif pada rebusan daging ikan tongkol. Indonesian Journal of Applied Science 2: 604-613. DOI: 10.24198/ijas.v2i2.2734

Rohan, H.S., N.L.P.E. Sudiwati, K. Rokhmad, dan I.R. Rohana. 2016. Mikrobiologi Dasar. Yogyakarta: CV. Budi Utama.

Sharah, A., R. Kumalasari, dan Desmelati. 2015. Pembuatan kurva pertumbuhan bakteri asam laktat yang di isolasi dari ikan peda kembung (Rastrelliger sp.). Jurnal Online Mahasiswa Universitas Riau 2: 1-8.

Suwasdi, M., Mursilati, S. Bagus, M.S.I. Pradipta, and E.D. Novianto. 2019. Utilization of peanut shell waste (Arachis hypogaea) as a growth media for probiotic bacteria Streptococcus thermophilus. Journal of Livestock Science and Production 3: 186-192. DOI: 10.31002/jalspro.v3i2.2035

Takagi, R., Y. Tsujikawa, R. Nomoto, and R. Osawa. 2014. Comparison of the growth of Lactobacillus delbrueckii, L. paracasei and L. plantarum on inulin in co-culture systems. Journal Bioscience of Microbiota, Food and Health 33: 139-146. DOI: 10.12938/bmfh.33.139

Tsujikawa, Y., R. Nomoto, and R. Osawa. 2013. Difference in degradation patterns on inulin-type fructans among strains of Lactobacillus delbrueckii and Lactobacillus paracasei. Bioscience of Microbiota, Food and Health 32: 157-165. DOI: 10.12938/bmfh.32.157

Wichienchot, A., M. Jatupornpipat, and R.A. Rastall. 2010. Oligosaccharide of pitaya (Dragon Fruit) flesh and their prebiotic properties. Food Chemistry 120: 850-857. DOI: 10.1016/j.foodchem.2009.11.026

Published
2020-04-30