Analisis Nilai Proksimat Kulit Buah Pisang Tongka Langit (Musa troglodytarum L.) Pada Beberapa Tingkat Kematangan Buah

Proximate Value Analysis of Tongka Langit Banana Peel Fruit (Musa troglodytarum L.) on some Maturity Fruit Levels

  • Deli Wakano Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pattimura Jl. Ir. M. Putuhena, Kampus Poka, Ambon 97233, Maluku, Indonesia
  • Dece E Sahertian Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pattimura Jl. Ir. M. Putuhena, Kampus Poka, Ambon 97233, Maluku, Indonesia
  • Tati Telussa Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pattimura Jl. Ir. M. Putuhena, Kampus Poka, Ambon 97233, Maluku, Indonesia
Keywords: maturity fruit level, peel fruit, tongka langit banana

Abstract

The nutritional content of banana fruit peel is complete, such as carbohydrates, fats, proteins, calcium, phosphorus, iron, vitamin B, vitamin C, and water. These nutrients can be used as a source of energy and antibodies to the human body. A significant amount of banana peel will result from the home industry and factory when the banana is processed. The peel's ratio to the flesh of the banana is 1.2:1.6. Hence it should be considered for its further utilization. If the peel is not utilized correctly, it will be a source of pollutants. This study aimed to determine the proximate value of the tongka langit banana peel fruit at several maturity stages. The results showed that the tongka langit banana's unripe peel had a protein, fat, and carbohydrate content of 0.49%, 1.33%, and 3.23%.  At the physiologically ripen stage, the peel had a protein value of 0.62%, fat of 1.68%, and carbohydrate of 3.23%, while for the peel of ripening fruit had a protein value of 0.86%, fat of 1.80%, and carbohydrate of 4.88%. The more ripen is the tongka langit banana fruit, the higher was the protein, fat, and carbohydrate content of the peel.

Keywords: maturity fruit level, peel fruit, tongka langit banana

 

ABSTRAK

Kandungan gizi kulit buah pisang cukup lengkap, seperti karbohidrat, lemak, protein, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin B, vitamin C dan air. Unsur-unsur gizi inilah yang dapat digunakan sebagai sumber energi dan antibodi bagi tubuh manusia. Pengolahan daging buah pisang sebagai produk olahan makanan pada industri rumahan maupun pabrik, dan tentu saja dari hasil produksi ini akan meninggalkan kulit buah pisang yang sangat banyak. Dengan jumlah produksi dan konsumsi buah pisang yang banyak akan menghasilkan kulit buah pisang yang banyak pula. Perbandingan antara kulit dan daging adalah 1,2 : 1,6 sehingga perlu dipikirkan pemanfaatannya. Kulit buah pisang yang tidak dimanfaatkan dan diberdayakan dengan benar akan menjadi sumber pencemar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai proksimat kulit buah pisang tongka langit (Musa troglodytarum L.) pada beberapa tingkat kematangan buah. Hasil yang dicapai adalah pada kulit buah pisang tongka langit mentah memiliki nilai protein sebesar 0,49%, lemak sebesar 1,33% dan karbohidrat sebesar 3,23%. Pada kulit buah pisang tongka langit mengkal memiliki kandungan protein sebesar 0,62%, lemak sebesar 1,68% dan karbohidrat sebesar 3,23%, sedangkan untuk kulit buah pisang tongka langit matang memiliki kandungan protein sebesar 0,86%, lemak 1,80% dan karbohidrat sebesar 4,88%. Semakin matang buah pisang tongka langit, maka kandungan proksimat (protein, lemak dan karbohidrat) juga semakin tinggi.

Kata Kunci: kulit buah, pisang tongka langit, tingkat kematangan buah

Downloads

Download data is not yet available.

References

AOAC. 1999. Official Methods of Analysis of AOAC International. Ed. Ke-8. Maryland: AOAC International.

Aryani, T., I.A.U. Mu’awanah, dan A.B. Widyantara. 2018. Karakteristik fisik, kandungan gizi tepung kulit pisang dan perbandingannya terhadap syarat mutu tepung terigu. Jurnal Riset Sains dan Teknologi 2: 45-50.

Caussiol, L. 2001. Postharvest Quality Conventional And Organically Grown Banana fruit. Master of Science by Research in Postharvest Technology. Institute of Agriculture of Agritecnology. Cranfield University. Silsoe, 160.

Dewi, V.R., A. Nugroho, dan S. Putri. 2017. Pengaruh penambahan kacang merah terhadap sifat organoleptik, kandungan kalsium dan protein pada produk sari kulit pisang. Jurnal Kesehatan Holistik 11: 42-52.

Ermawati, W.O., S. Wahyuni, dan S. Rejeki. 2016. Kajian pemanfaatan limbah kulit pisang raja (Musa paradisiaca var Raja) dalam pembuatan es krim. Jurnal Sains dan Teknologi Pangan 1: 67-72.

Hartono, A. dan B. Pramudyo. 2013. Pelatihan pemanfaatan limbah kulit pisang sebagai bahan dasar pembuatan kerupuk. Seri Pengabdian Masyarakat 2: 198-203.

Hiariej, A., E.L. Arumingtyas, W. Widoretno, and R. Azrianingsih. 2015. Phenotypic variation of fei banana (Musa troglodytarum L.) originated from Maluku Islands. Research Journal of Pharmaceutical, Biological and Chemical Sciences 6: 652-658.

International Starch Institute. 2002. Denmark International Standard: ISO 5377ISI 28-1e Determination of Reducing Sugar, DE by Luff-Schoorl's method. Science Park Aarhus, Copenhagen.

Mailoa, M. 2012. Pengembangan pisang tongka langit (Musa troglodytarum) menjadi biskuit. Jurnal Ekologi dan Sains 1: 6-13.

Moniharapon, E., L. Lelmalaya, dan P. Picauly. 2018. Kajian sifat kimia dan organoleptik brownies pisang tongka langit. AGRITEKNO Jurnal Teknologi Pertanian 7: 60-63. DOI: 10.30598/jagritekno.2018.7.2.60

Morris, W.L., L. Ducreux, D.W. Griffiths, D. Stewart, H.V. Davies, and M.A. Taylor. 2004. Carotenogenesis during tuber development and storage in potato. Journal of Experimental Botany 399: 975-982. DOI: 10.1093/jxb/erh121

Pary, C., Masita, S. Annisa, N. Maya, dan S. Endang. 2016. Analisis kandungan gizi limbah kulit pisang kepok (Musa paradisiaca Formatypica) sebagai bahan baku kerupuk. Jurnal Biology Science & Education 5: 112-123.

Palijama, S., M. Singkery, R. Breemer, and F.J. Polnaya. 2020. Isolation and characteristics of Musa troglodytarum L. starch at different maturity stage. Journal of Physics: Conference Series 1463: 012015. DOI: 10.1088/1742-6596/1463/1/012015

Palupi, H.T. 2012. Pengaruh jenis pisang dan bahan perendam terhadap karakteristik tepung pisang (Musa spp.). Jurnal Teknologi Pangan 4: 102-120. DOI: 10.35891/tp.v4i1.21

Picauly, P. and G. Tetelepta. 2016. Uji organoleptik crackers pisang tongka langit. AGRITEKNO Jurnal Teknologi Pertanian 5: 53-57. DOI: 10.30598/jagritekno.2016.5.2.53

Picauly, P. dan G. Tetelepta. 2015. Karakteristik kimia bubur instan tersubtitusi tepung pisang tongka langit. Agroforestri 9: 122-126.

Sumadi, B. Sugiharto, dan Suyanto. 2004. Metabolisme sukrosa pada proses pemasakan buah pisang yang diperlakukan pada suhu berbeda. Jurnal Ilmu Dasar 5: 21-26.

Supriyadi, A. dan S. Satuhu. 2008. Pisang, Budidaya, Pengolahan dan Prospek Pasar. Jakarta: Penebar Swadaya.

Suprapti, L.M. 2005. Keripik, Manisan Kering, dan Sirup Nangka. Yogyakarta (ID): Kanisius.

Sudarmadji, S. B. Haryono, dan Suhardi. 1989. Analisa Bahan Makanan dan Pertanian. Yogyakarta: Liberty.

Tuhumury, H.C.D., E. Moniharapon, dan A. Souripet. 2018. Karakteristik sensoris puree pisang tongka langit pendek (Musa troglodytarum). Jurnal Teknologi Pertanian 9: 1-10.

Wakano, D., E. Samson, dan L.D. Tetelepta. 2016. Pemanfaatan limbah kulit pisang sebagai bahan olahan kripik dan kue donat di Desa Batu Merah Kota Ambon. BIOSEL Jurnal Penelitian Science dan Pendidikan 5: 152-158

Wilar, G., W. Indriyati, dan A. Subarnas. 2014. Pemanfaatan dan pengolahan limbah kulit pisang menjadi permen kulit Pisang yang berkhasiat antidepresi dalam upaya pemberdayaan kesehatan dan perekonomian masyarakat desa di Kecamatan Karang Tengah Kabupaten Cianjur. Dharmakarya Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat 3: 5-8.

Published
2020-10-10
How to Cite
Wakano, D., Sahertian, D., & Telussa, T. (2020). Analisis Nilai Proksimat Kulit Buah Pisang Tongka Langit (Musa troglodytarum L.) Pada Beberapa Tingkat Kematangan Buah. AGRITEKNO: Jurnal Teknologi Pertanian, 9(2), 58-63. https://doi.org/10.30598/jagritekno.2020.9.2.58