Karakteristik Kimia dan Fisikia Pempek Lenjer dengan Perbandingan Ikan Seluang dan Metode Pemasakan

Chemical and Physical Characteristics of Pempek Lenjer with Ratio of Seluang Fish and Cooking Method

  • Dasir Dasir Program Studi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Palembang, Jl. Jendral Ahmad Yani 13 Ulu Palembang 30266 Indonesia
  • Alhanannasir Alhanannasir Program Studi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Palembang, Jl. Jendral Ahmad Yani 13 Ulu Palembang 30266 Indonesia
  • Mukhtaruddin Mukhtaruddin Program Studi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Palembang, Jl. Jendral Ahmad Yani 13 Ulu Palembang 30266 Indonesia
  • Eka A Setiawan Program Studi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Palembang, Jl. Jendral Ahmad Yani 13 Ulu Palembang 30266 Indonesia
Keywords: Cooking method, pempek lenjer, seluang fish

Abstract

The scarcity of belida fish and snakehead fish as raw materials for pempek is due to the not-yet-optimal cultivation efforts being carried out, and belida fish are protected or prohibited from being caught, causing the price of these fish more expensive. Pempek entrepreneurs replace it with sea fish such as mackerel, parang-parang fish, and other types of sea fish, but the taste and aroma of the pempek produced are slightly fishy. This problem causes the need to use alternative freshwater fish, including seluang fish. The method of solving the problem is to research making pempek with a ratio of seluang fish consisting of (S1) = 40% seluang fish: 60% tapioca flour, (S2) = 50% seluang fish: 50% tapioca flour, (S3) = seluang fish 60%: 40% tapioca flour with the cooking method (M1) = steaming method and M2 = boiling method. The results of research on the average pempek protein content ranged from3.23% to 8.51%, fat content from 2.10% to 4.44%, calcium levels from 157.33 mg/10 g to 224.00 mg/100 g, and the average elasticity from 0.4 gF to 2.10 gF. The conclusion of the research results showed that pempek lenjer with a ratio of seluang S3 (60% seluang fish with 40% tapioca flour) and cooking method M1 (steaming) had a very significant effect on protein content, fat content, calcium levels, and elasticity. The highest protein, fat, and calcium content, respectively 8.51%, 4.44%, and 224 mg/100 g, were found in S3M1 (60% seluang fish with 40% tapioca flour and boiling method). In comparison, the highest chewiness was in S1M1 (40% seluang fish with 60% tapioca flour and steaming).

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustin, N. V., & Wahyuni, S. (2020). Pengaruh formulasi tepung pangan lokal terhadap penilaian organoleptik dan proksimat produk muffin: Studi kepustakaan. Jurnal Sains dan Teknologi Pangan, 5(2), 2834–2839.

Agustin, T. I. (2012). Mutu Fisik dan mikrostruktur kamaboko ikan kurisi (Nemipterus nematophorus) dengan penambahan karaginan. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 15(1). https://doi.org/10.17844/jphpi.v15i1.5329

Alhanannasir, A., & Murtado, A. D. (2020). Karakteristik Kimia dan organolpetik pempek lenjer kecil kering dengan perlakuan konsentrasi CaCl2. Jurnal Agroteknologi, 14(01).

Alimurrahman, A. (2021). Analisis perubahan protein ikan selama pengolahan dengan penggaraman. Jurnal Agrosains: Karya Kreatif Dan Inovatif, 6(1), 29–34. https://doi.org/10.31102/agrosains.2021.6.1.29-34

Aminullah, D., & Rohmayanti, T. (2020). Profil tekstur dan hedonik pempek lenjer berbahan lokal tepung talas bogor (Colocasia esculenta L. Schott) dan ikan lele dumbo (Clarias gariepinus). Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian, 25(1), 7–18. http://dx.doi.org/10.23960/jtihp.v24i1.7-18.

BSN. (2006). SNI 01-0554.2-2006. Cara uji kimia - Bagian 4: Penentuan kadar protein dengan metode total nitrogen pada produk perikanan. Badan Standarisasi Nasional.

Chahyani, N. A., Wahyuni, S., Susilowati, P. E., Pertanian, F., Oleo, U. H., & Oleo, U. H. (2020). Analisis karakteristik fisik dan penilaian organoleptik mie basah tepung ubi kano (Dioscorea rotundata) hasil fermentasi bakteri asam laktat. Jurnal Sains Dan Teknologi Pangan, 5(6), 3524–3531.

Dasir, Suyatno, Agustini, S., & Robi, A. P. A. (2022). Karakteristik fisik, kimia dan organoleptik pempek dengan substitusi tepung mocaf (Modifie Cassava Flour). Jurnal Dinamika Penelitian Industri, 33, 37–49.

Dasir, Utami, D., & Fahmi, I. A. (2021). Pempek, Pengolahan dan Pemasaran. NoerFikri Offset.

Departemen Kesehatan RI. (2004). Daftar Komposisi Bahan Makanan. Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Dwijaya, D., Lestari, S., & Hanggita, S. (2015). Karakteristik mutu kimia pempek dan potensi cemaran logam berat (Pb dan Cd) di Kota Palembang. FishtecH – Jurnal Teknologi Hasil Perikanan, 4(1), 57–66.

Ghanim F., E., Nurainy, F., & Suroso, E. (2021). Karakteristik sensori, kimia dan fisik pempek dari ikan tenggiri dan ikan kiter pada berbagai formulasi. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 21(1), 16–23. https://doi.org/10.25181/jppt.v21i1.1972

Indrianti, N., Kumalasari, R., Ekafitri, R., & Darmajana, D. A. (2013). Pengaruh penggunaan pati ganyong, tapioka, dan mocaf sebagai bahan substitusi terhadap sifat fisik mie jagung instan. Agritech, 33(4), 391–398.

Karneta, R., Rejo, A., Priyanto, G., & Pambayun, R. (2013). Difusivitas panas dan umur simpan pempek lenjer. Jurnal Keteknikan Pertanian, 1(1), 131–141.

Kartamihardja, E. S. (2014). Prospek pemanfaatan sumber daya ikan endemik di perairan umum daratan zona Wallacea dalam mendukung pembangunan ekonomi masyarakat. Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia, 6(1), 43. https://doi.org/10.15578/jkpi.6.1.2014.43-53

Kemenkumham. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2009 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 Tentang Perikanan.

Kobayashi, Y., Huge, J., Imamura, S., & Hamada-sato, N. (2016). Study of the cross-reactivity of fish allergens based on a questionnaire and blood testing. Allergology International, 65(3), 272–279. https://doi.org/10.1016/j.alit.2016.01.002

Lalopua, V. M. N., & Onsu, A. (2021). Karakteristik kimia dan organoleptik kamaboko surimi tetelan ikan tuna. Agritekno, 10(2), 74–82. https://doi.org/10.30598/jagritekno.2021.10.2.74

Murtado, A. D., Dasir, & Yani, A. V. (2014). Hedonic quality of empek-empek with the addition of kappa carrageenan and flour porridge. Food Science and Quality Management, 34, 1–7. www.iiste.org

Murtado, A. D., Dasir, & Yani, A. V. (2015). Ability of coating materials in maintaining empek-empek quality during vacum storage. Food Science and Quality Management, 44, 36–41. www.iiste.org

Pertiwi, S. R. R., Novidahlia, N., & Apriani, Y. (2023). Karakteristik Mutu Tekstur dan Fisik Mi Glosor Berbahan Baku Pati Campolay ( Pouteria campechiana ) Termodifikasi Heat-Moisture Treatment dan Pati Umbi Garut (Maranta arundinacea L.) Textural and Physical Qualities of Starch Noodles Made from Heat-Mois. 12(1), 23–32. https://doi.org/10.30598/jagritekno.2023.12.1.23

Prianto, E., & Suryanti, N. K. (2010). Komposisi jenis dan potensi sumber daya ikan di muara Sungai Musi. Jurnal Penelitian dan Perikanan Indonesia, 16(1), 1–8.

Ridho, M. R., Patriono, E., Sarno, S., Yanti, D. R., & Mulyani, Y. S. (2021). Keanekaragaman Larva Ikan di Sekitar Muara Sungai Musi, Sumatra Selatan. Al-Kauniyah: Jurnal Biologi, 14(1), 52–62. https://doi.org/10.15408/kauniyah.v14i1.15215

Rofiq, M. & Ernawati. (2017). Proporsi penambahan tepung tapioka dan lama perebusan terhadap kualitas pempek ikan belut (Monopterus albus). Jurnal Teknologi Pangan, 8(1), 9-16.

Sapika, N., Hamzah, F., & Ayu, D. F. (2022). Pemanfaatan Ikan Gabus dan Ampas Tahu dalam Pembuatan Nugget Utilization of Striped Snakehead Fish and Tofu Dregs in Making Nugget. Agritekno, 11(2), 80–88. https://doi.org/10.30598/jagritekno.2022.11.2.80

Sudarmaji, S., Haryono, & Suhardi. (2010). Analisis Bahan Makanan dan Pertanian. Liberti Yogyakarta.

Syamsul, B. (2006). Pengamatan Jenis-Jenis Ikan Di Perairan Sungai Musi Sumatera Swlatan (pp. 9–12). BTL.

Syamsul, R. (2018). Teknologi Pengolahan Tepung Dan Pati Biji-Bijian Berbasis Tanaman Kayu - Syamsul Rahman - Google Buku. In Https://Books.Google.Co.Id/ (1st ed., Issue January). Deepublish.

Utami, P. Lestari, S., & Lestari, S. D. (2016). Pengaruh metode pemasakan terhadap komposisi kimia dan asam amino ikan seluang (Rasbora argyrotaenia). Fishtech - Jurnal Teknologi Hasil Perikanan, 5(1), 73-84.

Winarno, F. G. (2002). Kimia Pangan dan Gizi. PT. Gramedia Pustaka Utama.

Published
2023-09-11
How to Cite
Dasir, D., Alhanannasir, A., Mukhtaruddin, M., & Setiawan, E. (2023). Karakteristik Kimia dan Fisikia Pempek Lenjer dengan Perbandingan Ikan Seluang dan Metode Pemasakan. AGRITEKNO: Jurnal Teknologi Pertanian, 12(2), 153-161. https://doi.org/10.30598/jagritekno.2023.12.2.153