Studi Komunikasi Krisis Tranportasi Online di Kota Ambon

  • Nayla Maryam Marasabessy Universitas Pattimura
  • Said Lestaluhu Universitas Pattimura
Keywords: Angkutan Umum, Komunikasi Krisis, Kota Ambon, Maxim, Transportasi Online

Abstract

Penelitian ini mengkaji komunikasi krisis transportasi online di Kota Ambon yang muncul akibat konflik antara transportasi online Maxim dan angkutan umum konvensional. Konflik ini dipicu oleh ketimpangan regulasi, penurunan pendapatan sopir angkutan umum, serta lemahnya respons dan komunikasi pemerintah daerah dalam mengelola perubahan sistem transportasi berbasis digital. Penelitian ini bertujuan mengkaji fenomena komunikasi krisis pada layanan transportasi daring di Ambon, menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam, serta dokumentasi dengan melibatkan sejumlah informan penelitian. Dinas Perhubungan Provinsi/Kota Ambon, sopir angkutan umum, pihak Maxim, serta masyarakat pengguna jasa transportasi. Analisis dilakukan menggunakan Situational Crisis Communication Theory (SCCT) untuk mengidentifikasi sumber krisis, strategi komunikasi, respons aktor terkait, serta persepsi publik. Secara teoritis diharapkan bahwa penelitian ini akan memajukan keahlian ilmu komunikasi, khususnya terkait komunikasi krisis di sektor online dan angkutan umum. Secara praktis penilitian ini memberikan rekomendasi kepada, PT Teknologi Perdana Indonesia (Maxim) diharapkan dapat menjadikan temuan penelitian ini sebagai bahan acuan dalam mengevaluasi manajemen krisis dan meningkatkan komunikasi dengan pengguna, penyedia transportasi umum di Kota Ambon perlu lebih tanggap terhadap keluhan sekaligus menjaga hubungan baik dengan masyarakat. Pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam merumuskan kebijakan transportasi yang menjawab kebutuhan dan tantangan di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi krisis yang bersifat reaktif dan kurang terkoordinasi menyebabkan konflik berkepanjangan dan menurunnya kepercayaan publik terhadap pemerintah. Dengan demikian, dibutuhkan strategi komunikasi krisis yang lebih terbuka, partisipatif, dan berorientasi pada dialog antar pemangku kepentingan guna mencegah eskalasi konflik serta mewujudkan sistem transportasi yang berkeadilan di Kota Ambon.

   

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-06-30
How to Cite
Marasabessy, N. M., & Lestaluhu, S. (2026). Studi Komunikasi Krisis Tranportasi Online di Kota Ambon. Jurnal Ilmu Komunikasi Pattimura, 5(1), 37-57. https://doi.org/10.30598/JIKPvol5iss1pp37-57

Most read articles by the same author(s)