ANALISIS KETIMPANGAN PEMBANGUNAN ANTARA KECAMATAN DI KOTA AMBON

  • Jefri Tipka Jurusan Matematika FMIPA Universitas Pattimura
Keywords: Ketimpangan Pembangunan, Indeks Williamson, Kurva U-terbalik

Abstract

Perbedaan tingkat kuantitas dan kualitas sumber daya alam yang dimiliki suatu wilayah serta perbedaan kuantitas dan kualitas infrastruktur yang dimiliki wilayah, hal inilah yang menjadi salah satu penyebab timbulnya ketimpangan atau kesenjangan antar daerah. Tingkat perbedaan pendapatan masyarakat selain berasal dari faktor internal seperti SDM (sumber daya manusia) juga disebabkan dari faktor eksternal yakni ketimpangan antar wilayah. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pola dan struktur ekonomi kecamatan di Kota Ambon, untuk mengetahui pengaruh tingkat ketimpangan pembangunan ekonomi terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Ambon, dan untuk mengetahui apakah hipotesis kuznets tentang “U-terbalik” berlaku di Kota Ambon. Penelitian ini menggunakan data PDRB dari tahun 2007 – 2010, serta jumlah penduduk tahun 2007 – 2010. Teknik analisis dengan Analisis Tipologi Klassen, Analisis Indeks Williamson dan Korelasi Pearson.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Pusat Statistik Kota Ambon. Kota Ambon Dalam Angka 2008. Ambon 2008.
Badan Pusat Statistik Kota Ambon. Kota Ambon Dalam Angka 2009. Ambon 2009.
Badan Pusat Statistik Kota Ambon. Kota Ambon Dalam Angka 2010. Ambon 2010.
Badan Pusat Statistik Kota Ambon. Kota Ambon Dalam Angka 2011. Ambon 2011.
Badan Pusat Statistik Kota Ambon. Produk Domestik Regional Bruto Kota Ambon 2003-2008. Ambon 2009.
Badan Pusat Statistik Kota Ambon. Produk Domestik Regional Bruto Kota Ambon 2006-2010. Ambon 2011.
Kuncoro, Mudjrat. Otonomi Pembangunan Daerah. Jakarta : Erlangga. 2004
Sari, Puput Desi Kurnia. Pertumbuhan Ekonomi dan Ketimpangan Antar Kecamatan di Kabupaten Buleleng. Dalam Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana. 2013.
Published
2018-01-31
How to Cite
[1]
J. Tipka, “ANALISIS KETIMPANGAN PEMBANGUNAN ANTARA KECAMATAN DI KOTA AMBON”, BAREKENG, vol. 8, no. 2, pp. 41-45, Jan. 2018.