PENJADWALAN WAKTU PROYEK PEMBANGUNAN RUMAH DENGAN MENGGUNAKAN CPM (CRITICAL PATH METHOD)

Studi Kasus: Pembangunan Rumah Tinggal di Desa Amahusu Kota Ambon

  • Venn Yan Ishak Ilwaru Universitas Pattimura
  • Dorteus L. Rahakbauw Jurusan Matematika FMIPA Universitas Pattimura
  • Jeky Tetimelay Jurusan Matematika FMIPA Universitas Pattimura
Keywords: Critical path method, Penjadwalan waktu, Proyek pembangunan rumah

Abstract

Penjadwalan proyek merupakan bagian yang paling penting dari sebuah perencanaan proyek, yaitu untuk menentukan kapan sebuah proyek dilaksanakan berdasarkan urutan tertentu dari awal sampai akhir proyek.CPM (Critical Path Method) merupakan salah satu metode yang di gunakan dalam menganalisis penjadwalan waktu kerja sebuah proyek. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jalur kritis yang di dalamnya terdapat aktivitas-aktivitas kritis dan membandingkan penjadwalan waktu antara waktu kerja yang di jadwalkan pemilik proyek dan waktu kerja yang di jadwalkan dengan metode CPM, pada proyek pembangunan rumah tinggal tipe 84 ukuran 7m x 12m di desa Amahusu Kota Ambon. Dalam penelitian ini data yang di ambil adalah data primer, yang di peroleh langsung dari hasil wawancara antara pemilik proyek dan peneliti. Hasil pembahasan penelitian ini menunjukkan bahwa jalur kritis yang diperoleh jaringan kerja proyek pembangunan rumah ini adalah jalur A, B, E, J, N, O, Q yang meliputi aktivitas galian pondasi, pasang pondasi, pekerjaan (kusen, pintu, jendela), pemasangan gorden, pemasangan instalasi listrik, pengecatan, dan finishing. Sehingga waktu yang diperlukan untuk penjadwalan penyelesaian proyek tersebut berdasarkan hasil analisis CPM adalah 136 hari waktu normal dan 95 hari waktu cepat untuk penyelesaian proyek tersebut.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-12-13
How to Cite
[1]
V. Ilwaru, D. Rahakbauw, and J. Tetimelay, “PENJADWALAN WAKTU PROYEK PEMBANGUNAN RUMAH DENGAN MENGGUNAKAN CPM (CRITICAL PATH METHOD)”, BAREKENG: J. Math. & App., vol. 12, no. 2, pp. 061-068, Dec. 2018.

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2