IMPLEMENTASI FUZZY C-MEANS CLUSTERING DALAM PENENTUAN BEASISWA

  • Dorteus L. Rahakbauw Jurusan Matematika FMIPA Universitas Pattimura
  • Venn Y. I. Ilwaru
  • M. H. Hahury Jurusan Matematika FMIPA Universitas Pattimura
Keywords: Beasiswa, Fuzzy C-Means, kriteria, logika fuzzy, SPK

Abstract

Logika fuzzy merupakan salah satu komponen pembentuk Soft Computing, yaitu suatu cara yang tepat untuk memetakan suatu ruang input ke dalam suatu ruang output. Dalam banyak hal logika fuzzy digunakan sebagai suatu cara untuk memetahkan permasalahan dari input menuju output yang diharapkan. Dalam penelitian ini logika fuzzy digunakan untuk penentuan beasiswa dengan metode Fuzzy C-Means. Untuk mendapatkan beasiswa, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi. Adapun kriteria yang ditetapkan adalah semester, IPK, jumlah tanggungan orang tua, penghasilan total orang tua, dan alat transportasi. Untuk itu diperlukan suatu Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang dapat memperhitungkan segala kriteria yang mendukung pengambilan keputusan guna membantu, mempercepat dan mempermudah proses pengambilan keputusan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] D. F. Putranto, “Implementasi Sistem Perekomendasian Penerima Beasiswa dengan Analytical Hierarchy Process,” Teknik Informatika, ITS, Surabaya, 2016.
[2] J. Bezdek, Pattern Recognition with Fuzzy Objective Function Algorithm, New York: Plenum Press, 1981.
[3] S. Kusumadewi and H. Purnomo, Aplikasi Logika Fuzzy untuk pendukung keputusan, Yogyakarta: Graha Ilmu, 2004.
[4] I. Surbakti , Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support System), Yogyakarta: Graha Ilmu, 2002.
[5] N. Gelley and J. Roger, Fuzzy Logic Toolbox, USA: Mathwork Inc., 2000.
Published
2017-03-01
How to Cite
[1]
D. Rahakbauw, V. Ilwaru, and M. Hahury, “IMPLEMENTASI FUZZY C-MEANS CLUSTERING DALAM PENENTUAN BEASISWA”, BAREKENG: J. Math. & App., vol. 11, no. 1, pp. 1-12, Mar. 2017.