Studi Keamanan Mikrobiologis Makanan Jajanan Anak Sekolah Dasar di Kecamatan Leitimur Selatan Pulau Ambon

  • Gelora Helena Augustyn Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura
  • Erynola Moniharapon Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura
  • Linersya Patty Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura
Keywords: snack food, study microbiological safety, snack food elementary school children

Abstract

Snacks school children is one of the factors that affect the even health of children. This study aimed to evaluate the safety of street food that primary school children in terms of aspects microbiological at six locations elementary school in the South Leitimur subdistrict. This study is a descriptive study using quantitative and qualitative research methods. Observations carried out to describe the condition in addition to snack, also made recording of street food sellers (age, sex, educaion, and years of service). Conditions snack food microbiological laboratory analyzes, including qualitative tests (analysis of total microbes, E. Coli testing, Salmonella sp, and Shigella sp). The result showed all kinds of snack food free off three types of bacteria (Salmonella sp.). The result showed all kinds of snack food free of three types of bacteria (Salmonella sp, E. Coli, and Shigella sp.). But the five types of snack food contaminated by namely the four types of fungus Penicillium sp, Nigrospora oryzae, Mucor sp, and Absidia sp. Implementation of sanitation and hygiene has not performed optimally by street food sellers in the elementary school in the South Leitimur subdistrict.

Keywords: snack food, study microbiological safety, snack food elementary school children

 

ABSTRAK

Jajanan anak sekolah merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kesehatan anak sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keamanan makanan jajanan anak sekolah dasar yang ditinjau dari aspek mikrobiologisnya pada enam lokasi Sekolah Dasar di Kecamatan Leitimur Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan mnggunakan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Observasi selain dilakukan untuk mendeskripsikan kondisi jajanan, juga dilakukan pencatatan terhadap penjual makanan jajanan (umur, jenis kelamin, pendidikan, dan masa kerja). Kondisi mikrobiologis makanan jajanan dianalisis di laboratorium, meliputi uji kualitatif dan kuantitatif (analisa total mikroba, uji E. coli, Salmonella sp, dan Shigella sp.). Hasil penelitian menunjukkan semua jenis makanan jajanan terbebas dari tiga jenis bakteri (E. coli, Salmonella sp. dan Shigella sp.), tetapi lima jenis makanan terkontaminasi oleh empat jenis jamur yaitu Penicillium sp, Nigrospora oryzae, Mucor sp, dan Absidia sp. Penerapan sanitasi dan hygiene belum dilakukan secara optimal oleh penjual makanan jajanan di lingkungan Sekolah Dasar Kecamatan Leitimur Selatan.

Kata kunci: makanan jajanan, studi keamanan mikrobiologis, jajanan anak sekolah dasar

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aminah, N. St, Mardiana dan Supraptini. 2005. Jenis jamur dan lalat yang ditemukan pada makanan jajanan dari pasar dan warung Di Jakarta. Media Litbang Kesehatan Volume XV Nomor 1. Puslitbang Ekologi Kesehatan Badan Litbang Kesehatan Depkes. Jakarta.

Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI). 2009. Public Warning/Peringatan Publik Tentang Kantong Plastik “Kresek”, Nomor: KH.00.02.1.55.2890. Badan Pengawas Obat Dan Makanan Republik Indonesia, Jakarta.

Fardiaz, S. 1993. Analisis Mikrobiologi Pangan. Edisi 1. Penerbit Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 942/Menkes/SK/VII/2003 tentang Pedoman Persyaratan Higiene Sanitasi Makanan Jajanan. Departemen Kesehatan RI.

Lestari, T. P. 2008. Hubungan Pola Konsumsi Makan Jajanan Dengan Morbiditas Dan Status Gizi Anak Sekolah Dasar Di Wilayah Kartasura. (Thesis). Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Moehyi, S. 1992. Penyelenggara Makanan Institusi dan Jasa Boga. Bhratara Niaga Media, Jakarta.

Published
2018-04-01