STRATEGI DAN TANTANGAN MANAJEMEN OPERASI PADA UMKM PAPERBAG: STUDI KASUS BASISSTORE DI SURABAYA
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen operasi pada Basisstore, sebuah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bidang produksi paperbag yang berlokasi di Surabaya, serta menyajikan temuan empirisnya sebagai model pembelajaran kontekstual dalam mata kuliah Manajemen Operasi di perguruan tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus tunggal. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dengan pemilik usaha, observasi langsung ke lokasi produksi, dan dokumentasi, yang selanjutnya dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman serta dijamin keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Temuan menunjukkan bahwa Basisstore telah menerapkan manajemen operasi yang cukup terstruktur yang mencakup delapan dimensi: strategi operasi, desain produk dan proses produksi, kapasitas operasi, manajemen persediaan, pengendalian kualitas, efisiensi waktu produksi, inovasi produk, dan evaluasi kinerja. Sistem produksi hibrida yang memadukan mass production untuk segmen online dan job order untuk segmen korporasi berhasil mendorong pertumbuhan omzet sebesar 38,5%, dari Rp130 juta menjadi Rp180 juta per bulan. Kendala utama meliputi bottleneck pada proses printing, fluktuasi kebutuhan bahan baku, dan ketidakstabilan biaya marketplace. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan literatur manajemen operasi UMKM manufaktur sekaligus menyediakan kasus empiris lokal yang relevan sebagai bahan ajar berbasis konteks nyata di perguruan tinggi.
Downloads
Copyright (c) 2026 HUTAMA MUHAMMAD ANHAR

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
